Tak Layak Disebut Bireuen Kota Santri Layaknya Kota Sampah

author photoM. Sulaiman
24 Feb 2021 - 15:15 WIB

BIREUEN- Tepatnya di jalan samping Rumah Sakit Jiwa, Makam Umum dan Kantor Dinas Peternakan Hewan, menuju akses Gampong Bireuen Reuelet Kacematan Kota Juang, terlihat berserakan Sampah, berbauk tidak sedap, namun dapat disebutkan tidak layak di julukan kota Santri, Layaknya Kabupaten Sampah. 

Amatan Media ini ke Lokasi tersebut, Sampai rabu 24 Februari 2021 siang, Sampah yang berserakan tersebut masih dibiarkan begitu saja terkesan dibiarkan begitu saja oleh pihak Dinas Terkait.

Azhari M. Nur selaku Kepala Duson Karang Reujoe Gampong Bandar Bireuen Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, Kepada Media ini Rabu 24 Februari 2021 sekira Jam 13/ 20 WIb mengatakan, lebih kurang sampah telah dibiarkan berserakan begitu saja, selama dua bulan kurang lebih, namun yang anehnya mobil Truk sampah setiap pagi hari selalu berlalu lalang lewat, tapi mobil truk sampah tersebut tidak peduli adanya sampah yang berserakan di badan jalan tersebut,

Kita berharap kepada Pemerintah Bireuen, atau Dinas terkait untuk dapat mengatasi segera mungking sampah yang berserak di badan jalan, tepatnya, Jalan dr. Zakaria, samping rumah sakit jiwa, kantor Dinas Peternakan, Hewan dan Makam Umum. Harap Azhari,

"Azhari juga berharap kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, mengingat bauknya dapat tarjakit penyakit yang tidak kita inginkan, mari kita bersama-sama menjaga kondisi kesehatan dan kedisiplinan kita untuk tidak membuang sampah sembarangan, warga sekitar sangat terganggu dan kenyamanan dengan adanya sampah tersebut, Minta Azhari.

Dan Petugas Kebersihan sudah berlangsung lama tidak mengambil sampah, menurutnya mendiami rumah sekitar jalan itu, masih dibiarkan sampah tersebut menebarkan bau busuk, dikalangan warga masyarakat bahkan bagi karyawan rumah sakit jiwa.

Sebelumnya pihak Badan Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kehutanan Kabupaten Bireuen. Ada meletakkan satu Peti tempat penampung sampah, untuk tiga hari di ambil sampah dari warga masyarakat, namun entah bagaimana peti tempat penampung sampah tersebut sudah di bawa ke lokasi mana,"Terangnya.

Disisi lain dikatakan Usman warga sekitar, Kebiasaan warga yang membuang sampah, apalagi peti kemas sampah di seputar Kota Juang Bireuen tidak ada, hanya tong sampah pribadi dari warga disediakan sendiri.

Sudah terisi penuh baru pagi subuh di ambil petugas kebersihan,kenapa pada lokasi sampah jalan samping Makam Umum, Rumah Sakit Jiwa Bireuen dan Kantor Dinas Peternakan dan Hewan luput dari perhatian pihak petugas kebersihan maupun dari kalangan pihak Kantor Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bireuen.

Masyarakat sangat berharap kepada Pihak Dinas Badan Kebersihan Bireuen, untuk segera mengatasi sampah yang berserak,kini sudah menyebar bau busuk disekir kalangan warga.

Saat Media TheAtjehNet. Mengkonfirmasi Via WhatsApp Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kabupaten Bireuen, Drs. Murdani, secara tegas mambantahkan, jika disebutkan selama dua bulan tidak diangkut sampah tersebut itu tidak benar, baru dua minggu yang lalu sampah itu sudah di angkut untuk dibawa ketempat penampungan sampah. 

Sedangkan pada Tgl 30 kita sudah bersihkan juga. Lalu lalang truk prioritas yang langganan dan ada tong sampahnya," Lanjut Kadis LHK Bireuen untuk sampat tersebut saya sudah meminta bantuan kepada Pak Iwan/Maimun, untuk angkutan sampah di samping kuburan kp baru depan Disnak Keswan, juga disebutkan terimakasih bantuan dan kerjasamanya.

Sementara Tong sampah memang tidak ada disitu, dulu ada kontainer tapi Masyarakat sekitar memprotes, namun kita jadikan TPS. Tong sampah masing-masing di rumah-rumah, toko toko serta kantor, jika masih ada yang belum ter atasi, Insya Allah sesegara mungking kita tanganinya,"Tegas Drs. Murdani Kepala Dinas LHK Bireuen.(MS)
KOMENTAR