Gubernur Nova Ground Breaking Peningkatan Jalan Aceh Selatan dan Singkil

author photoRedaksi
5 Feb 2021 - 08:59 WIB

TAPAKTUAN – Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama peningkatan sejumlah ruas jalan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan dan Singkil, Kamis (4/2/2021).


Sejumlah ruas jalan tersebut adalah, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen I), Peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen II) dan Peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti. Seluruh proyek tersebut merupakan pekerjaan yang dilakukan menggunakan skema kontrak multiyears, atau tahun jamak.


Pengerjaan proyek itu ditandai dengan pengujian alat berat grader yang dilakukan Gubernur Nova disaksikan Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, Anggota DPRA Teuku Sama Indra dan Edi Kamal, para kontraktor pelaksana proyek. Selain itu juga turut hadir pada kegiatan itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, serta unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Selatan.


Gubernur Nova yang datang bersama Istri, Dyah Erti Idawati, pada kesempatan itu menyebutkan, percepatan pembangunan Jalan Provinsi di seluruh Aceh termasuk Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Singkil, dibangun menggunakan sistem kontrak tahun jamak dari tahun 2020 sampai dengan 2022.


"Semua proyek peningkatan jalan ini ditargetkan rampung paling lambat Desember 2022," ujar Gubernur.


Gubernur menambahkan, dengan selesainya pekerjaan ketiga ruas jalan tersebut, akan memberikan dampak lancarnya arus lalu lintas antara Trumon Kabupaten Aceh Selatan dengan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil. Sehingga konektivitas antarwilayah dan tingkat ekonomi di wilayah yang dilewati jalan tersebut akan berkembang dan tumbuh dengan baik.


"Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program infrastruktur Pemerintah Aceh dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Gubernur.


Gubernur juga berpesan kepada para kontraktor pelaksana agar jalan tersebut dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Selain itu, Gubernur juga berharap agar pembangunan jalan tersebut didukung penuh oleh seluruh masyarakat Aceh Selatan dan Aceh Singkil. Sehingga pelaksanaannya dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat.


Jembatan juga akan diperbaiki Di sisi lain, Gubernur Nova di lokasi tersebut juga mendapatkan laporan dari Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, yang menyebutkan bahwa, di sepanjang jalan tersebut masih membutuhkan perbaikan sejumlah jembatan. Jembatan-jembatan itu akan menyempurnakan keberadaan jalan yang menghubungkan beberapa daerah di dua kabupaten tersebut.


"Tadi Pak Plt. Kadis PURP menyebutkan masih banyak jembatan yang belum masuk ke dalam paket multiyears ini. Nah, saya berkomitmen pada anggaran tahun 2022, seluruh jembatannya juga akan kita selesaikan," ujar Gubernur.


Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi dalam penjelasannya di hadapan Gubernur menjelaskan, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen I) dilaksanakan oleh PT. Wirataco Mitra Mulia dengan nilai kontrak Rp. 129,4 miliar.


Panjang ruas jalan tersebut yaitu 36,60 Km, dimana sepanjang 25 Km akan dilakukan penanganan AC-BC. Sedangkan sisanya sepanjang 11,6 Km dengan kondisi perkerasan saat ini akan dilaksanakan pengaspalan AC-WC.
Selanjutnya, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen II), dilaksanakan oleh PT. Sapta Unggul dengan nilai kontrak Rp. 120,9 miliar.


"Panjang ruas jalan 16,65 Km, dengan kondisi permukaan jalan masih tanah dasar dan akan dilakukan pengaspalan dengan project multiyears ini," ujarnya.


Kemudian, peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti yang dilaksanakan oleh PT. Pirimbilo Permai dengan nilai kontrak Rp. 68,9 miliar. Panjang ruas jalan tersebut yakni 42,00 Km, dengan kondisi yang sudah teraspal sepanjang 24,25 km (AC-BC).


"Sisa yang belum teraspal sepanjang 17,75 km (tanah dasar) akan dilaksanakan pengaspalan dengan project multiyears ini sepanjang 8,50 km, sedangkan sisa sepanjang 9,25 Km hanya dilakukan penanganan dengan perkerasan Urugan Pilihan. Pengaspalannya akan diupayakan dalam anggaran di masa mendatang," sebut Mawardi.


Sementara Keuchik Gampong Raket, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan, M. Zakir, yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan atas pembamgunan jalan di kawasan tersebut. Keberadaan jalan itu, kata M. Zakir, sangat strategis bagi warga yang hidup di pedalaman itu.


"Kalau jalan ini bisa tembus ke Singkil, ekonomi kami akan maju, apapun yang kami usahakan tidak terantar lagi," ujar M. Zakir.


Ia menyebutkan, selama beberapa tahun lalu masyarakat di kawasan itu sangat terkendala dalam mengangkut hasil perkebunan dan pertanian mereka lantaran jalan yang belum selesai dibangun.


Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, ground breaking peningkatan sejumlah ruas jalan juga telah dilakukan Gubernur Nova di dua kabupaten lainnya dalam dua hari terakhir.

Pertama, ground breaking dua ruas jalan dan irigasi yang menggunakan skema kontrak multiyears di Kabupaten Simeulue pada Selasa (2/2/2021).


"Dua proyek jalan dan satu irigasi di Simeulue itu yakni peningkatan Jalan Sinabang – Sibigo, peningkatan Jalan Nasreuhe – Lewak – Sibigo dan pembangunan Bendung Daerah Irigasi Sigulai," ujar Iswanto.


Selanjutnya, adalah ground breaking peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet yang dilakukan pada Rabu, (3/2/2021). "Kemudian, pada Rabu, Bapak Gubernur juga meresmikan pembangunan Jembatan Krueng Teukuh yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kuala Bate dan Babah Rot, Kabupaten Aceh Barat Daya.[]



Ket foto :

Gubernur Aceh, Ir.Nova Iriansyah MT bersama Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran melakukan Ground Breaking dengan mengoperasikan alat berat grader sebagai tanda dimulainya Peningkatan Jalan (MYC) Trumon, Bulohseuma Batas Kabupaten Aceh Selatan ke Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, Kamis, (4/2/2021).

KOMENTAR