Ketua Fraksi PA: Mutasi Penjabat ASN Aceh Besar Untuk Memperbaiki Kinerja

author photoM. Sulaiman
17 Jun 2020 - 12:24 WIB

ACEH BESAR- Rencana mutasi pejabat  ASN di jajaran pemerintahan Kabupaten Aceh Besar telah menimbulkan beragam komentar dikalangan politisi maupun tokoh dan akademisi dalam seminggu terakhir.

Namun demikian, mutasi jabatan adalah hal biasa guna melakukan penyegaran dan menunjang kualitas kinerja para OPD dalam menjalankan program-program pembangunan.

Juanda Djamal,ST yang ditemui media ini, Rabu 17 Juni 2020  dan dimintakan pendapatnya atas merebaknya isu mutasi dikalangan jajaran Pemkab Aceh Besar, membenarkan isu tersebut, dan kemungkinan segera dilakukan pelantikan.

"Memang, partai-partai yang mengusung Mawardi-Waled sangat sibuk dalam dua hari terakhir, tentunya mereka memiliki kepentingan supaya misinya terakomodir,"kata Juanda.

Sebenarnya, akhir minggu yang lalu, berkembang informasi."Bongkar muat pejabat sudah rampung, namun, isunya meredup seiring bergeraknya waktu akhir Minggu yang dingin oleh guyuran hujan di Kota Jantho dan sedikit tarik menarik kepentingan para pihak," jelas ketua fraksi PA Kabupaten Aceh Besar.

Khususnya bagi kita Partai Aceh, harapan kita pada pimpinan Aceh Besar supaya langkah pergantian ini merupakan hasil evaluasi atas kinerja dinas-dinas terkait, apakah kinerjanya selama ini bagus atau malah menjauh dari RPJM, lakukan proses evaluasi sesuai aturan dan prosedural, jangan merugikan pihak tertentu demi mempromosikan orang baru demi kepentingan politis.

Menurut Juanda,"Secara kasat mata, kita lihat kinerja dan manajemen pemerintah Aceh Besar cenderung buruk, beberapa dinas mengalami turbulensi internal dan cenderung mismanajemen, loyalitas dan komitmen aparatur pun rendah, mereka seperti tidak menguasai visi/misi rezim dan kelihatan kurang darah".

"Sambung Juanda lagi, saudara Bupati dan Wakil Bupati perlu lakukan evaluasi secara menyeluruh, baru kemudian diambil langkah  mana yang perlu diberikan reward maupun punishment, apalagi tahun ini masuk tahun ketiga kepemimpinan Mawardi-Waled, perlu mengkaji capaian kerjanya sebagaimana telah mereka buat Rencana Pembangunan Jangka Menengan 2017-2022, dan sejauh ini capaian pembangunan belum ada yang monumental," tutup Juanda Djamal.

Terkait Isu Mutasi ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Media Ini belum mendapatkan Konfirmasi lebih lanjut dengan Bupati Aceh Besar, maupun pihak BKPSDM, Sehingga Berita ini di Layangkan Media TheAtjehNet.(Rel)
KOMENTAR