Gayo Lues Terima APD dari Kemenkes dan Dinkes Provinsi Aceh

author photoKamsah
3 Apr 2020 - 13:45 WIB

BLANGKEJEREN - Tim Gugus Tugas Covid 19 Gayo Lues terima APD (Alat Pelindung Diri) dari Kementerian Kesehatan dan dari Dinkes Provinsi Aceh, hal ini dijelaskan Jubir Satgas Covid 19 dr.Syafwan Sp.B, didampingi Kadis Infokom Said Idris Wintareza serta dr. Mutia Direktur RSUD M.Alikasim Gayo Lues Kamis (2/4) di Media Centre Covid  19 Gayo Lues.

Menurut Said Idris Wintareza saat ini pihak nya tengah memberikan laporan atas nama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kepada  Provinsi  Aceh yang di-update secara Online tentang perkembangan Covid 19 di Gayo Lues.


Sementara Jubir Covid 19 dr.Syafwan Sp.B menyebutkan data saat ini Kamis (2/4) ODP turun menjadi 18 orang karena ada enam orang yang sudah selesai pemantauan jadi kemarin 23 + 1 jadi 24 kemudian yang 24 ini ada 6 yang sudah selesai dipantau jadi total orang dalam pemantauan saat ini tinggal 18 jelasnya.

Dikatakan, bagi mereka yang sudah bebas karantina bukan berarti sudah bebas berkeliaran di dalam masa bencana Covid 19 ini, kita tetap sarankan untuk tetap di rumah, hindari tempat keramaian walaupun mereka sudah selesai dipantau jadi bukan berarti bebas dari karantina.

Kita tidak tahu yang di luar itu siapa aja yang bebas dari virus, jadi untuk tetap menjaga supaya jangan ada ODP baru atau bahkan PDP kita tetap menyarankan tetap di rumah rajin cuci tangan jaga kesehatan, tambah dr.Syafwan.

Sementara dr.Mutia selaku  Direktur RSUD Muhammad Ali Kasim dalam laporan nya mengatakan,  Rumah Sakit saat ini sudah menyiapkan 9 bad Tanpa ventilator kemudian ada 3 bad di ruang AC yang dengan ventilator dan kita belum merawat pasien PDP meskipun sudah ada  yang masuk dari kasus ODP.

Karena hasil pemeriksaan  keluhan dan gejalanya  tidak mengarah ke Covid 19, masih bisa dilakukan karantina di rumah maka pasien dipulangkan dan tetap dipantau oleh petugas surveilans dari Puskesmas atau wilayah masing-masing, sebut dr.Mutia

Terkait dengan ketersediaan  APD untuk petugas medis  Alhamdulillah kita sudah menerima dua bantuan, satu dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dan yang bersumber dari Kementerian Kesehatan yaitu berupa APD lengkap 8 set ditambah dengan masker N95 ada 30 buah dan 80 set  disposibel atau sekali pakai kemudian masker bedah yang biasa sekitar 40 box dan mudah-mudahan saat ini masih mencukupi untuk kebutuhan APD petugas kami, jelas nya.

Jika masyarakat ada memiliki keluhan demam lebih dari 30 derajat kemudian mengalami batuk atau sesak nafas yang berlebihan mohon segera ke rumah sakit, dengan  mengatakan informasi yang sejujurnya karena dari beberapa kasus yang kami tangani di rumah sakit masih ada masyarakat kita yang tidak memberikan informasi yang benar, tambahnya.

Kepada seluruh masyarakat untuk mengindahkan instruksi gubernur atau presiden sebagai pimpinan tertinggi termasuk Bupati Kabupaten Gayo Lues untuk lebih baik berdiam di rumah agar kami petugas kesehatan merasa tenang karena wabah ini adalah wabah yang belum pernah kita alami dan kita berperang tanpa musuh yang kelihatan, ini sangat beresiko tinggi bagi kami petugas petugas pelayanan Kesehatan sebagai garda terdepan, sebut dr.Mutia.(kamsah galus)
KOMENTAR