GMBI Tegaskan Abang Samalanga Tidak Sendirian, Tolak Upaya Pencopotan Ketua DPRA
0 menit baca
ACEH- Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada Ketua DPR Aceh, Zulfadli yang akrab disapa Abang Samalanga, di tengah menguatnya desakan pencopotan pimpinan DPRA dan memanasnya relasi antara legislatif dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.
Ketua GMBI, Zulfikar, menilai DPR Aceh merupakan lembaga konstitusional yang sah sebagai representasi rakyat, sehingga tidak boleh dilemahkan oleh tekanan birokrasi maupun manuver elite kekuasaan.
"Abang Samalanga tidak sendirian. Kami berdiri tegak bersama Ketua, DPR Aceh adalah benteng demokrasi rakyat Aceh. Upaya Pencopotan dan melemahkan lembaga legislatif sama artinya dengan merusak sendi demokrasi," tegas Zulfikar, kepada Wartawan Senin (1/2/2026).
GMBI menilai ketegangan antara DPR Aceh dan Sekda Aceh bukan sekadar perbedaan pandangan administratif, melainkan telah mengarah pada perang urat saraf politik yang berpotensi menggerus legitimasi lembaga legislatif dan mengganggu stabilitas pemerintahan Aceh.
Menurut Zulfikar, Aceh tidak membutuhkan konflik ego antar-elite, melainkan kepemimpinan politik yang kuat, berani, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
"Kepemimpinan DPR Aceh di bawah Abang Samalanga adalah salah satu pilar penting stabilitas politik dan tata kelola pemerintahan yang sehat. Jika ini dilemahkan, maka yang dirugikan adalah rakyat Aceh," ujarnya.
GMBI juga menegaskan dukungan yang diberikan bukan sekadar pernyataan moral, melainkan komitmen nyata untuk terus mengawal kinerja DPR Aceh agar dapat menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan tanpa tekanan yang merusak independensi lembaga.
"Kami mengingatkan semua pihak: DPR Aceh harus dihormati. Abang Samalanga harus didukung penuh. Demokrasi Aceh tidak boleh dikorbankan oleh kepentingan segelintir elite. GMBI berdiri bersama Abang Samalanga," pungkas Zulfikar.(Red)