Pendaftar Calon Pemain PSSB Hari Pertama Capai 200

author photoM. Sulaiman
10 Mar 2020 - 02:50 WIB

BIREUEN - Dihari Pertama pendaftar  calon Pemain mencapai 200 orang, tidak sia sia Pengurus PSSB terbentuk kembali di Bireuen, hari ini telah mampu melahirkan generasi muda dalam dunia Olahraga, kehadiran mereka yang berasal dari gampong-gampong di 17 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen, sementara seleksi awal dilakukan kepada usia 22 tahun, guna akan mengikuti Liga 3 tahun 2020. Acara yang berlangsung di Stadion Cot Gapu Senin (9/3/2020),

Seleksi calon pemain PSSB dilaksanakan pada hari ini berlangsung sukses, kehadiran para generasi muda dengan penuh semangat juang yang akan berlaga di Liga 3 pada Tahun 2020 ini, Tim PSSB melaksanakan seleksi awal hanya untuk usia 22 tahun,

Ketua Panitia Seleksi pemain PSSB Bachtiar July Mengatakan kepada awak media, seleksi pemain hari pertama mencapai 200 orang, Kemungkinan besok akan bertambah ramai lagi, Seleksi akan dibuka selama 3 hari, diwaktu yang singkat kita akan memilih beberapa pemain sesuai dengan kebutuhan, Setelah terpilih kita serahkan kepada ketua umum PSSB dan selanjutnya ketum PSSB akan menunjuk pelatih yang akan melatih pemain tersebut, 

Pada kesempatan itu Ketua Umum PSSB Dr. Mustafa A Geulanggang Dalam sambutannya, Sekaligus Membuka secara resmi seleksi calon pamain PSSB, Mustafa A Geulanggang, berpesan kepada calon pemain PSSB Bireuen ke depan Terus berusaha untuk di siplin dalam mengikuti seleksi agar nantik bisa lulus menjadi pemain handal PSSB, Dan terus meningkatkan kempuan agar tim pelatih bisa memilih calon-Calon pemain yang betul-Betul mampu dalam posisinya untuk menggulingkan sikulit bundar, 

Dan Yang tidak lulus setelah mengikuti seleksi tersebut, pemain usia 22 nantik Insya Allah kedepan masih ada kesempatan mengikuti kembali, sementara bagi yang belum genab usianya 22 Tahun, Sebut Mustafa A Geulanggang, Mohon Motivasinya juga sangat mengharapkan doa dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bireuen supaya Tim PSSB bisa bangkit kembali seperti dulu kala,"terang Mustafa A Geulanggang.(MS)
KOMENTAR