Rumah Tak Layak Huni di Gampong Ampeh, Pemuda Ini Soroti Soal Keadilan

author photoCitizen Journalism
5 Sep 2019 - 04:25 WIB

ACEH UTARA - Masalah-masalah sosial yang menimpa masyarakat di berbagai daerah, tentu Berjenis dan beragam. Hal ini penting, peran serta dari Pemerintah Daerah maupun desa dalam mengentaskan permasalahan tersebut, Mulai dari masalah ekonomi (Penghasilan) apalagi soal tempat tinggal yang nyaris masih ada masyarakat yang menempati rumah yang tidak layak. 

Hal ini juga dirasakan oleh salah seorang keluarga di Gampong Ampeh Kecamatan Tanah luas Kabupaten Aceh utara. 

Berdasarkan Survey lokasi yang dilakukan oleh pemuda setempat, Salah satu keluarga hidup dalam kondisi memprihatinkan. Mereka tinggal di rumah panggung tua  yang nyaris ambruk dimakan usia, Selasa (3/9/2019).

"Bangunan yang dihuni keluarga tersebut atap nya terbuat dari daun meria dan sebagian atap kondisi nya sudah lepas dari posisi nya. Kondisi ini sudah berlangsung selama" Ungkap Haikal Al-Fikri Pemuda Gampong Ampeh, (04/09) 

Menurut informasi yang diperolehnya bertahun-tahun belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah desa  maupun pemerintah daerah Aceh Utara sendiri . 

"Sepintas dari depan, rumah yang dihuni oleh bapak asmuji  di Desa Ampeh , Kecamatan Tanah luas, Kabupaten Aceh utara ini sudah dapat di kategorikan rumah tidak layak huni, Rumah peninggalan orang tua yang dihuni bapak asmuji  bersama istri dan satu orang anaknya  itu tidak seperti rumah pada umumnya" Jelasnya

Ia yang juga merupakan Mahasiswa Fakultas Hukum Unimal yang juga wakil ketua DPM FH UNIMAL berharap kepada pemerintah desa maupun pemerintah daerah jangan menutup mata atas hal ini. 

"Rakyat seperti inilah yang perlu diperhatikan oleh pemerintah" Pungkasnya

"Di Aceh Utara seharusnya sudah ada perbub agar dana desa di alokasikan untuk membantu rumah dhuafa setiap tahun minimal 2 rumah" tuturnya

Namun yang terjadi, Ungkap nya di Gampong ampeh tidak demikian Bahkan di indikasi kan Geuchik memberikan rumah bantuan kepada orang yang tidak layak menerimanya

"Saya sebagai  mahasiswa dan pemuda Gampong ampeh sangat mengecam tindakan geuchik jika betul demikian Saya berharap kedepannya ada perubahan dan rumah bapak asmuji tersebut dibantu" Tegasnya

"Karna dana desa untuk rakyat Bukan untuk segelintir orang" Tandas Haikal Al-Fikri

Dari hasil wawancara pemuda itu pada sang pemilik rumah tepat nya di dusun Lhok Jeumpa, Gampong ampeh, mengatakan Selama ini ia menumpang di rumah kakaknya. "Namun dalam beberapa bulan kedepan anak kakak saya mau nikah, jadi saya tidak mungkin lagi tinggal di sini" Ucap Asmuji Sang pemilik rumah

Bahkan ia sempat meminta pos jaga desa untuk ia tempati. "Bahkan sempat terlintas dalam fikiran saya untuk meminta pos jaga desa untuk saya tempati, bahkan saya juga pernah datang lanhsung ke ketua tuha peut gampong ampeh untuk meminta pos jaga tersebut." Curhatnya

 "Namun berhubung saya tidak punya uang untuk membuat dinding niat itu saya urungkan. Bahkan untuk makan pun saya susah" Tutup Asmuji, Sang warga penghuni Rumah itu. (Rel)
KOMENTAR