Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Muara Batu dalam 20 Adegan

author photoRedaksi
24 Jul 2019 - 06:58 WIB

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe gelar rekontruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Aidil Ginting (40) terhadap istrinya Irawati (35) dan dua anak tirinya, Zikra (14) dan Yazir (2) yang dilaksankan di TKP rumah korban di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Selasa (23/7/2019).

Rekontruksi tersebut dikawal ketat Polres Lhokseumawe dibantu TNI dan Brimob dengan memperagakan 20 adegan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Indra T. Herlambang, S.Ik mengatakan, dalam rekonstruksi itu tersangka memperagakan 20 adegan. Namun ada beberapa adegan yang tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan akan disesuaikan nantinya.

"Namun secara garis besar kita sudah melihat fakta perbuatan tersangka lebih jelas daripada keterangannya dalam BAP, ada beberapa keterangan berubah saat dilakukan rekonstruksi," jelasnya.

Ada pun fakta baru, pada saat tersangka menikam korban dari belakang, ketika BAP tersangka tidak ingat menikam korban saat kapan, tetapi pada saat rekonstruksi terungkap tersangka menusuk korban ketika terjatuh.

AKP Indra menjelaskan, ketika tersangka diserang oleh korban dan tersangka menangkap tangan kiri korban (istrinya) karena tersangka sudah memegang senjata tajam.

"Berarti ini harus dirumuskan lagi ketika tersangka mengaku bela diri, mungkin bela diri itu ketika si tersangka belum memegang senjata tajam berupa pisau tersebut," imbuhnya.

Nantinya kita akan melakukan ekspose dengan pihak Kejaksaan Negeri, dan baru dirumuskan perbaikan–perbaikan yang perlu kita lakukan dalam Berita Acara Pemeriksaan hingga berkas penyidikan rampung dan dilimpahkan secepatnya kepada kejaksaan.

"Perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa penanganan perkara ini penyidik benar–benar menanganinya dengan profesional, saya minta masyarakat untuk memberikan dukungan dan tidak perlu melakukan reaksi terlalu berlebihan. Percayakan kasus ini kepada pihak kepolisian dan perkara ini akan diselesaikan secepat mungkin," pungkasnya. []
KOMENTAR