Wabup: Sudah seharusnya Pijay Memiliki Taman yang Bernilai Seni

author photoKherry Leib
19 Jun 2019 - 20:28 WIB

Kondisi lahan saat belum dibuat taman

PIDIE JAYA - Karena tidak memiliki taman bermain bagi anak - anak kebanyakan orang tua hanya memanfaatkan alun - alun kota sebagai tempat bermain untuk buah hatinya, oleh sebab itu maka Pidie Jaya sudah sepantasnya memiliki taman yang Representatif (bernilai seni), ungkap Wakil Bupati melalui salulernya, Rabu (19/06/2019).

"Selama ini warga memanfaatkan alun - alun kota (lapangan bola kaki) Kota Meureudu sebagai tempat bermain bagi anak - anaknya karena tidak ada tempat atau sarana lain yang bisa dimaafaatkan, oleh sebab itu kata Wakil Bupati Pidie Jaya sudah Sepantasnya memiliki taman yang Representatif (bernilai seni) dibawah dinas terkait," kata Wabup H. Said Mulyadi.

Terkait perlunya taman bermain dan ruang terbuka hijau di kabupaten yang baru saja berulang tahun ke 12, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (KDLH) Syukri Itam mengatakan sebenarnya taman sudah ada akan tetapi kurang perawatan apalagi fasilitasnya seperti taman di samping dan depan Kantor Bupati.

Lapangan yang sudah didekorasi DLH hingga menjadi cantik
Menurut Syukri Saat ini sudah memiliki tiga taman kota di depan dan samping kantor Bupati semua taman tersebut hanya saja kurang perawatan akan tetapi, selama dirinya menjabat sebangai Kepala Dinas Lingkungan Hidup taman yang dulunya tidak terurus kini sudah dilakukan perawatan.

"Bila nantinya Pimpinan mengarahkan untuk mendesain menjadi taman yang Reprensentatif kita akan melakukan hal tersebut," ungkapnya.

Musliadi (43) salah satu warga Meureudu pada Theatjeh.NET mengatakan sudah seharusnya Pidie jaya memiliki taman bermain dan berolah raga seperti di Kabupaten lainnya.

"Sudah seharusnya lha Pemerintah membangun satu taman yang bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan misalnya bisa jadi taman bermain bagi anak - anak,bisa jadi tempat berolah raga seperti di Kabupaten lain," ujarnya.

Dengan adanya taman kota jadi indah apalagi ditata dengan rapi dirawat dan dijaga kebersihannya, ungkap Musliadi. (KH)
KOMENTAR