SWIPE UP TO READ

MBG di PAUD Aceh Utara Disorot, Paket Diletakkan di Tanah dan Teguran Dua Kali Tak Cegah Kejadian

Pimpinan yayasan mengaku dua kali menegur petugas. SPPG menyatakan masalah selesai, tetapi rincian evaluasi belum dijelaskan

THE ATJEH NET
- Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di halaman TK PAUD Buah Hati, Gampong Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, didokumentasikan diletakkan langsung di atas tanah pada Selasa, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 08.26 WIB. 

Penempatan makanan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penerapan prosedur kebersihan dalam distribusi program untuk anak usia dini.

Pimpinan Yayasan TK PAUD Buah Hati, Sofiyan Adam, mengatakan telah dua kali menegur petugas pengantar pada hari berbeda terkait penempatan paket makanan. Menurut dia, teguran itu berkaitan dengan kebersihan dan prosedur distribusi makanan kepada anak-anak.

Sebelumnya, petugas pengantar disebut membantah teguran tersebut dengan alasan tidak ada aturan atau larangan khusus dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai penempatan makanan di atas tanah.

Persoalan ini tidak cukup dijawab dengan perdebatan mengenai ada atau tidaknya larangan secara khusus. Pengelola program perlu memastikan makanan ditempatkan dan ditangani dengan cara yang meminimalkan risiko kontaminasi sebelum diserahkan kepada penerima.

SPPG Menyatakan Masalah Sudah Selesai

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Matang Sijuek Barat, Jannatunnain, menyatakan persoalan tersebut telah diselesaikan bersama unsur Koramil, kepolisian sektor, dan Polres Aceh Utara beberapa hari sebelumnya.

“Masalah ini sudah selesai dengan Koramil, Kapolsek, dan Polres Aceh Utara beberapa hari lalu. Laporan ini juga sudah masuk ke sana. Kami sudah menyelesaikan masalah ini dengan mereka,” kata Jannatunnain.

Namun, ia belum merinci bentuk penyelesaian yang dimaksud, termasuk apakah ada evaluasi terhadap prosedur penyerahan makanan, teguran kepada petugas, atau perubahan tata cara distribusi untuk mencegah kejadian serupa.

Keterangan mengenai penyelesaian persoalan tersebut juga belum menjawab apakah penempatan paket di atas tanah telah dinilai sesuai dengan petunjuk teknis MBG yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, perwakilan mitra SPPG dari Yayasan Gizi Utama Nusantara, Kak Liza, belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan melalui pesan singkat.

Prosedur Penyerahan Makanan Perlu Diperjelas

Penempatan paket makanan di atas tanah menjadi persoalan yang perlu diperiksa dari sisi kebersihan dan penanganan pangan. Risiko kontaminasi bergantung pada kondisi permukaan, kemasan, lingkungan, serta cara makanan ditangani sebelum dikonsumsi.

Karena itu, penilaian terhadap kejadian ini perlu merujuk pada petunjuk teknis resmi BGN yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai area transit dan penggunaan meja atau alas penampung. Dokumen aturan tersebut perlu diperiksa sebelum ketentuan spesifik dinyatakan sebagai kewajiban resmi.

Bagi program yang menyasar anak usia dini, prosedur penyerahan makanan penting untuk menjaga konsistensi standar kebersihan. Pengelola juga perlu menjelaskan langkah korektif apabila ditemukan praktik distribusi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Media ini membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pengelola SPPG, Yayasan Gizi Utama Nusantara, serta instansi terkait mengenai prosedur yang berlaku dan langkah pencegahan yang telah dilakukan.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • MBG di PAUD Aceh Utara Disorot, Paket Diletakkan di Tanah dan Teguran Dua Kali Tak Cegah Kejadian
  • MBG di PAUD Aceh Utara Disorot, Paket Diletakkan di Tanah dan Teguran Dua Kali Tak Cegah Kejadian
  • MBG di PAUD Aceh Utara Disorot, Paket Diletakkan di Tanah dan Teguran Dua Kali Tak Cegah Kejadian
  • MBG di PAUD Aceh Utara Disorot, Paket Diletakkan di Tanah dan Teguran Dua Kali Tak Cegah Kejadian
  • MBG di PAUD Aceh Utara Disorot, Paket Diletakkan di Tanah dan Teguran Dua Kali Tak Cegah Kejadian
  • MBG di PAUD Aceh Utara Disorot, Paket Diletakkan di Tanah dan Teguran Dua Kali Tak Cegah Kejadian