Aldin NL Pimpin SMSI Aceh, 110 Perusahaan Pers Jadi Kekuatan Media Siber
Aldin NL menjadi Ketua SMSI Aceh dan Reza Gunawan sebagai sekretaris untuk periode 2026-2030, dengan 110 perusahaan pers sebagai anggota di Aceh
THE ATJEH NET — Aldin NL dan Reza Gunawan memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Aceh periode 2026-2030. Aldin ditetapkan sebagai ketua, sedangkan Reza dipercaya menjadi sekretaris.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Pengurus Pusat SMSI Nomor 073/KPTS/SMSI-PUSAT/IX/2026 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Pengurus SMSI Provinsi Aceh Masa Bakti 2026-2030.
Aldin merupakan Direktur Utama PT Waspada Aceh Indonesia sekaligus jurnalis Waspada Aceh. Adapun Reza Gunawan menjabat Direktur Utama PT Media Aceh Online dan redaktur pelaksana Media Aceh Online.
Kepengurusan baru itu dikukuhkan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu malam, 5 September 2026. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi perusahaan media siber di Aceh.
Firdaus meminta pengurus SMSI Aceh membangun jaringan dengan berbagai pihak, menyerap aspirasi masyarakat, dan ikut mengawal kebijakan pembangunan hingga tingkat desa.
"Tugas pers itu mengontrol salah satunya lini sektor pembangunan daerah baik kota maupun desa," kata Firdaus.
SMSI Aceh Klaim 110 Perusahaan Pers
Ketua SMSI Aceh Aldin NL mengatakan kepengurusan periode 2026-2030 merupakan kepengurusan kedua SMSI di Aceh. Ia menyebut terdapat 110 perusahaan pers yang menjadi anggota SMSI di Aceh.
Menurut Aldin, jumlah tersebut menunjukkan perkembangan industri media siber di Aceh. Ia mengatakan perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI harus tetap memperhatikan kode etik jurnalistik dalam menjalankan kegiatan jurnalistik dan bisnisnya.
"Perusahaan-perusahaan pers ini memiliki rekam jejak di bidang usaha dengan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik," ujar Aldin.
Ia juga menekankan pentingnya media tetap kritis, fair, dan adil dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
Pernyataan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi perusahaan media siber. Pertumbuhan jumlah media digital tidak hanya membutuhkan penguatan organisasi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola perusahaan, verifikasi, serta kepatuhan terhadap standar jurnalistik.
Struktur Pengurus SMSI Aceh
Selain Aldin dan Reza, kepengurusan SMSI Aceh periode 2026-2030 menempatkan Lailaturrahmi sebagai wakil sekretaris, Sulaiman sebagai bendahara, dan Dian Fatayati sebagai wakil bendahara.
Bidang organisasi dipimpin Muhammad Hamzah. Bidang pendidikan dan pelatihan dipercayakan kepada Muhajir Juli, bidang pendataan dan verifikasi kepada Hendra Handyan, serta bidang teknologi dan informatika kepada M Haris.
Untuk bidang kerja sama dan hubungan antar-lembaga dijabat Muhammad Saman. Bidang hukum, arbitrase, dan legislasi dipimpin Hamdan Budiman, sedangkan bidang pengembangan ekonomi dan kemitraan dijabat Azhari.
Dewan penasihat SMSI Aceh periode ini antara lain Teuku Rahmatsyah, Ali Basrah, Said Salim, Ramadhansyah, Tarmilin Usman, Adnan NS, Usman Lamreung, dan Syamsul Rijal.
Sejumlah seksi juga dibentuk untuk menangani organisasi, kerja sama dan pengembangan usaha, pendataan dan verifikasi, pendidikan dan pelatihan, hukum dan arbitrase, teknologi dan informasi, serta hubungan masyarakat.
Pengukuhan pengurus SMSI Aceh tersebut juga dirangkai dengan SMSI Award 2026 yang diberikan kepada 20 tokoh dan institusi atas inovasi dan kontribusi mereka bagi Aceh.
Baca Juga:

