SWIPE UP TO READ

Bantuan 50.000 Al-Qur’an dari Arab Saudi, Pemerintah Aceh Prioritaskan Masjid dan Dayah Terdampak Bencana

Sebanyak 50.000 Al-Qur’an akan didistribusikan ke fasilitas keagamaan dan masyarakat yang membutuhkan, termasuk wilayah terdampak bencana
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, bersama Bupati Aceh Tamiang Irjen. Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, dan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag, M.AP, saat menyerahkan Bantuan Al-Qur'an dari Arab Saudi untuk Masjid Terdampak Bencana Hidrometeorologi yang diterima oleh Kadis Syariat Islam Kabupaten/Kota, di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kamis, (20/8/2026).

THE ATJEH NET
— Sebanyak 50.000 Al-Qur’an bantuan Kerajaan Arab Saudi akan disalurkan ke masjid, meunasah, dayah, balai pengajian, dan lembaga pendidikan Al-Qur’an di Aceh. Bantuan itu juga diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang terdampak bencana.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan distribusi bantuan akan dilakukan melalui Dinas Syariat Islam kabupaten dan kota. Pemerintah daerah diminta memastikan mushaf tersebut sampai kepada penerima yang membutuhkan.

“50.000 Al-Qur’an yang kita terima hari ini bukan sekadar bantuan berupa mushaf, tetapi juga merupakan amanah dan simbol kepedulian untuk menguatkan hati masyarakat Aceh dalam menghadapi masa pemulihan,” kata Fadhlullah saat penyaluran simbolis di Aceh Tamiang, Kamis, 20 Agustus 2026.

Bantuan tersebut datang ketika sebagian masyarakat Aceh masih menjalani pemulihan pascabencana. Fadhlullah mengatakan pemulihan tidak hanya menyangkut perbaikan rumah dan infrastruktur, tetapi juga fasilitas serta kehidupan keagamaan masyarakat.

Masjid dan Dayah Terdampak Jadi Sasaran

Fadhlullah mengatakan Al-Qur’an akan disalurkan ke masjid dan meunasah, dayah, balai pengajian, lembaga pendidikan Al-Qur’an, serta keluarga yang membutuhkan.

Fasilitas keagamaan yang kehilangan atau mengalami kerusakan akibat bencana menjadi salah satu sasaran distribusi bantuan tersebut.

Pemerintah Aceh belum merinci jumlah Al-Qur’an yang akan diterima masing-masing kabupaten dan kota. Distribusi selanjutnya akan dilakukan melalui Dinas Syariat Islam di daerah.

Fadhlullah meminta bantuan tersebut tidak hanya disimpan. Ia mendorong penerima memanfaatkan mushaf untuk kegiatan membaca, belajar, mengajar, dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Jangan hanya disimpan, tetapi dibaca, dipelajari, diajarkan dan diamalkan,” ujarnya.

Bantuan untuk Masa Pemulihan

Fadhlullah menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian Kerajaan Arab Saudi terhadap masyarakat Aceh. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan manfaat bantuan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat yang masih menjalani pemulihan pascabencana untuk menjaga kebersamaan dan saling membantu.

“Bencana memang meninggalkan kesedihan, tetapi insya Allah juga mengajarkan kepada kita arti keteguhan, kepedulian dan kebersamaan,” kata Fadhlullah.

Penyaluran simbolis bantuan di Aceh Tamiang turut dihadiri Bupati Aceh Tamiang, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, kepala Dinas Syariat Islam kabupaten/kota, ulama, dan tokoh masyarakat.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bantuan 50.000 Al-Qur’an dari Arab Saudi, Pemerintah Aceh Prioritaskan Masjid dan Dayah Terdampak Bencana
  • Bantuan 50.000 Al-Qur’an dari Arab Saudi, Pemerintah Aceh Prioritaskan Masjid dan Dayah Terdampak Bencana
  • Bantuan 50.000 Al-Qur’an dari Arab Saudi, Pemerintah Aceh Prioritaskan Masjid dan Dayah Terdampak Bencana
  • Bantuan 50.000 Al-Qur’an dari Arab Saudi, Pemerintah Aceh Prioritaskan Masjid dan Dayah Terdampak Bencana
  • Bantuan 50.000 Al-Qur’an dari Arab Saudi, Pemerintah Aceh Prioritaskan Masjid dan Dayah Terdampak Bencana
  • Bantuan 50.000 Al-Qur’an dari Arab Saudi, Pemerintah Aceh Prioritaskan Masjid dan Dayah Terdampak Bencana