SWIPE UP TO READ

PUPR Aceh Audit Seluruh Jembatan, Infrastruktur Rawan Jadi Prioritas Perbaikan

Dinas PUPR bersama Fakultas Teknik USK mengaudit kondisi jalan dan jembatan sebagai dasar penentuan prioritas pemeliharaan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Mawardi saat memimpin peninjauan teknis di Jembatan Cot Iri.

BANDA ACEH – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh mulai mengaudit kondisi jembatan dan jalan di seluruh Aceh untuk memetakan infrastruktur yang memerlukan penanganan prioritas. Hasil audit akan menjadi dasar pemerintah menentukan langkah pemeliharaan maupun perbaikan agar keamanan dan umur layanan infrastruktur tetap terjaga.

Audit dilakukan melalui kerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK). Kegiatan diawali dengan peninjauan teknis di Jembatan Cot Iri pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi mengatakan survei tersebut disusun untuk memperoleh data teknis yang akurat mengenai kondisi jembatan dan jalan di Aceh.

"Hasil evaluasi lapangan akan menjadi acuan pemerintah dalam menentukan intervensi yang tepat agar umur layanan jembatan dapat tercapai secara optimal," kata Mawardi.

Menurut dia, pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap terhadap seluruh jembatan di Aceh. Pelaksanaannya disesuaikan dengan skala prioritas karena keterbatasan anggaran, terutama pada infrastruktur yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dan berfungsi strategis.

Selain struktur jembatan, tim juga mengevaluasi kondisi jalan menggunakan sistem Provincial Road Management System (PKRMS) untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas jaringan transportasi darat di Aceh.

Perwakilan Tim Ahli Fakultas Teknik USK, Prof. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc.Eng., IPU., ASEAN Eng., mengatakan tim akan memeriksa berbagai komponen utama jembatan, mulai dari gelagar, sambungan material, perletakan, hingga potensi korosi dan retak pada struktur.

Seluruh hasil pengujian laboratorium maupun pemeriksaan lapangan akan dirangkum dalam laporan teknis yang berisi rekomendasi pemeliharaan berkala maupun perbaikan permanen.

Kerja sama tersebut juga mencakup peninjauan kembali (design review) terhadap sejumlah perencanaan teknis jalan dan jembatan yang sedang dikerjakan pada tahun anggaran berjalan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap proyek memenuhi standar keselamatan, ketahanan struktur, dan efisiensi penggunaan anggaran.

Kolaborasi antara Dinas PUPR Aceh dan Fakultas Teknik USK diharapkan memperkuat tata kelola infrastruktur sekaligus menjadi dasar penyusunan prioritas penanganan jalan dan jembatan yang dinilai paling membutuhkan perbaikan demi menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di Aceh.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • PUPR Aceh Audit Seluruh Jembatan, Infrastruktur Rawan Jadi Prioritas Perbaikan
  • PUPR Aceh Audit Seluruh Jembatan, Infrastruktur Rawan Jadi Prioritas Perbaikan
  • PUPR Aceh Audit Seluruh Jembatan, Infrastruktur Rawan Jadi Prioritas Perbaikan
  • PUPR Aceh Audit Seluruh Jembatan, Infrastruktur Rawan Jadi Prioritas Perbaikan
  • PUPR Aceh Audit Seluruh Jembatan, Infrastruktur Rawan Jadi Prioritas Perbaikan
  • PUPR Aceh Audit Seluruh Jembatan, Infrastruktur Rawan Jadi Prioritas Perbaikan