Petisi Pengembalian 31 Ton Emas Venezuela ke Bank of England Tembus 14 Ribu Tanda Tangan
Desakan menguat setelah gempa besar di Venezuela, sementara emas senilai Rp84,6 triliun masih dibekukan Inggris.
LONDON – Petisi yang mendesak Inggris mengembalikan sekitar 31 ton emas milik Venezuela yang disimpan di Bank of England telah ditandatangani lebih dari 14.000 orang. Desakan itu menguat setelah gempa besar di Venezuela yang menewaskan sedikitnya 4.490 orang dan melukai hampir 17.000 lainnya.
Cadangan emas senilai sekitar £3,5 miliar atau setara Rp84,6 triliun tersebut selama ini dibekukan karena Venezuela menjadi sasaran sanksi negara-negara Barat.
Petisi yang digagas Venezuela Solidarity Campaign (VSC) meminta pemerintah Inggris membuka akses Venezuela terhadap aset tersebut agar dapat digunakan untuk kebutuhan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi pascabencana.
Dukungan terhadap tuntutan itu juga datang dari sejumlah anggota parlemen Inggris. Anggota Parlemen dari Leeds East, Richard Burgon, mengajukan mosi di parlemen yang meminta pemerintah memfasilitasi pengembalian emas Venezuela.
“Pada saat penderitaan manusia yang begitu mendalam, setiap sumber daya yang tersedia harus diarahkan untuk bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi di Venezuela,” kata Burgon.
Ia menilai cadangan emas tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak gempa.
Anggota Parlemen Diane Abbott juga meminta Bank of England segera mengembalikan emas tersebut.
“Inggris terus secara ilegal menahan cadangan emas negara tersebut ketika semua sumber dayanya sangat dibutuhkan. Skandal ini harus diakhiri,” ujarnya.
Senada dengan itu, anggota parlemen John McDonnell mengatakan pengembalian emas menjadi salah satu langkah paling efektif yang dapat dilakukan Inggris untuk membantu Venezuela menghadapi krisis kemanusiaan sekaligus mendukung proses rekonstruksi jangka panjang.
Ketua Venezuela Solidarity Campaign, Matt Willgress, menyebut dukungan publik terhadap pengembalian emas terus meningkat seiring tuntutan agar sanksi terhadap Venezuela ditinjau kembali.
Sebelumnya, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez juga telah mengirim surat kepada Raja Charles III agar Inggris melepaskan cadangan emas negaranya yang tersimpan di Bank of England.
Menurut Rodríguez, aset tersebut dibutuhkan untuk membiayai rekonstruksi pascagempa.
“Emas ini milik rakyat kami. Kami membutuhkannya untuk mengatasi dampak gempa bumi,” kata Rodríguez dalam siaran televisi pemerintah Venezuela.
Venezuela menyimpan cadangan emas tersebut di Bank of England sejak era pemerintahan Presiden Nicolás Maduro. Namun, aset itu tidak dapat ditarik setelah negara tersebut dikenai berbagai sanksi oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, dan sejumlah negara Barat atas tuduhan pelanggaran demokrasi serta dugaan keterlibatan dalam perdagangan narkoba.
Meski sebagian pembatasan terhadap sektor minyak Venezuela sempat dilonggarkan setelah gempa bumi, status pembekuan cadangan emas di Bank of England hingga kini belum berubah.
Baca Juga:
