Pelaku Diduga Tembak Etalase Toko Emas di Aceh Selatan, Polisi Buru Perampok Bersenjata
Warga mendengar letusan sebelum pelaku membawa kabur perhiasan emas. Polisi masih menyelidiki identitas pelaku dan jenis senjata.
![]() |
| Polisi melakukan olah tempat kejadian perampokan toko emas di Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan |
ACEH SELATAN – Kepolisian memburu pelaku perampokan Toko Emas Amin Setia di Jalan Merdeka, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, yang diduga menggunakan senjata laras panjang untuk memecahkan etalase sebelum membawa kabur sejumlah perhiasan emas.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi, 18 Juli 2026. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, termasuk memastikan jenis senjata yang digunakan serta jumlah kerugian akibat aksi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga datang seorang diri. Saat beraksi, pelaku diduga melepaskan tembakan ke arah etalase tempat penyimpanan emas hingga kacanya pecah. Setelah mengambil sejumlah perhiasan, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan barang bukti.
Keuchik Gampong Pasar, Hendradi Putra, mengatakan warga sempat mendengar suara letusan sebelum mengetahui telah terjadi perampokan.
"Sebelumnya terdengar bunyi letusan senjata. Tak lama kemudian, suasana di sekitar lokasi mendadak heboh setelah terdengar teriakan warga yang memperingatkan adanya aksi perampokan," kata Hendradi.
Ia mengaku tidak melihat langsung aksi pelaku di dalam toko. Namun, ia sempat melihat seseorang yang diduga pelaku melarikan diri dari lokasi.
Menurut keterangan warga, pelaku menggunakan sepeda motor matik, mengenakan pakaian serba hitam, serta memakai helm berwarna putih.
"Menurut keterangan warga, pelaku memecahkan kaca tempat emas dengan cara menembak. Kendaraannya matik, dia memakai baju serba hitam, helm putih," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai jenis senjata yang digunakan, nilai kerugian, maupun jumlah perhiasan yang dibawa kabur. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap pelaku serta motif perampokan tersebut.
Baca Juga:
