SWIPE UP TO READ

Medco dan IM-TRAX Tanam 1000 Pohon Untuk Rehabilitasi Pasca Banjir

Sebanyak 1.000 pohon ditanam di empat desa terdampak banjir Aceh Timur sebagai upaya rehabilitasi lingkungan dan pemulihan ekosistem.
Uploaded Image

ACEH TIMUR – Upaya memulihkan kawasan terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur terus dilakukan. PT Medco E&P Malaka bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan komunitas Indra Makmu Trax (IM-TRAX) menanam 1.000 pohon di empat desa di Kecamatan Pante Bidari sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan pascabencana.

Program yang dimulai sejak 29 Juni 2026 itu mencakup Desa Sah Raja, Sijudo, Blang Seunong, dan Suka Damai. Penanaman pohon menjadi salah satu langkah memperbaiki kondisi lingkungan yang mengalami kerusakan akibat banjir pada akhir tahun lalu, sekaligus meningkatkan tutupan vegetasi untuk mengurangi risiko degradasi lahan di masa mendatang.

Kegiatan penghijauan melibatkan masyarakat, aparatur desa, relawan, pemuda, dan anggota komunitas IM-TRAX. Selain menjadi aksi penanaman pohon, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, komunitas, dan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagian bibit yang ditanam berasal dari donasi sukarela para pekerja Medco E&P. Kontribusi tersebut menjadi bagian dari keterlibatan internal perusahaan dalam mendukung pemulihan lingkungan di sekitar wilayah operasinya.

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan keberhasilan rehabilitasi lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai elemen.

"Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan BPMA, IM-TRAX, pemerintah desa, dan masyarakat, kami berharap kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap rehabilitasi kawasan terdampak banjir sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan," ujar Leony dalam keterangan tertulis.

Ketua IM-TRAX, Irvandi, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting dalam menghadirkan manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Menurut dia, keterlibatan perusahaan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menunjukkan bahwa upaya pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara bersama-sama.

Sementara itu, Keuchik Desa Sah Raja, Sulaiman, mengatakan bantuan bibit pohon dinilai penting untuk mendukung penghijauan di wilayah yang terdampak banjir.

Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak bencana di masa mendatang.

Program penghijauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Medco E&P dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan dengan BPMA, pemerintah desa, komunitas, dan warga di sekitar wilayah operasi. Selain memulihkan kawasan yang terdampak banjir, kegiatan itu diharapkan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan. (Basri)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Medco dan IM-TRAX Tanam 1000 Pohon Untuk Rehabilitasi Pasca Banjir
  • Medco dan IM-TRAX Tanam 1000 Pohon Untuk Rehabilitasi Pasca Banjir
  • Medco dan IM-TRAX Tanam 1000 Pohon Untuk Rehabilitasi Pasca Banjir
  • Medco dan IM-TRAX Tanam 1000 Pohon Untuk Rehabilitasi Pasca Banjir
  • Medco dan IM-TRAX Tanam 1000 Pohon Untuk Rehabilitasi Pasca Banjir
  • Medco dan IM-TRAX Tanam 1000 Pohon Untuk Rehabilitasi Pasca Banjir