Korsleting Diduga Picu Kebakaran Empat Ruko di Banda Aceh, Dua Hangus Terbakar
Api diduga berasal dari ruko penjual frozen food dan merambat cepat ke bangunan lain. Tujuh armada pemadam dikerahkan.
BANDA ACEH – Kebakaran melanda deretan rumah toko (ruko) di Jalan Syiah Kuala, Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Senin, 20 Juli 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Empat unit ruko terdampak dalam peristiwa tersebut, dengan dua bangunan mengalami kerusakan berat dan dua lainnya rusak ringan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu ruko yang menjual produk frozen food. Api kemudian membesar dan dengan cepat merambat ke bangunan di sebelahnya karena posisi ruko yang berdempetan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, dua orang dilaporkan terdampak langsung, yakni Rahmad (35), penyewa salah satu ruko, dan Yuli Andriansyah. Hingga kini belum ada laporan mengenai jumlah kerugian material.
Menerima laporan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh mengerahkan tujuh unit armada beserta personel ke lokasi. Petugas segera melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegahnya meluas ke bangunan lain di kawasan pertokoan yang padat.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam. Material bangunan yang mudah terbakar serta jarak antarruko yang rapat menjadi kendala bagi petugas di lapangan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga Senin malam, lokasi telah dinyatakan aman dan berada dalam penanganan instansi terkait. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha yang berdempetan. Instalasi yang tidak memenuhi standar berisiko memicu kebakaran dan mempercepat penyebaran api ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga:
