Joel Panton: Khitan Massal Gratis di Aceh Utara Jangkau 38 Anak dari Keluarga Kurang Mampu
Program Yakesma Aceh dan YBM PLN memberi layanan khitan gratis, perlengkapan sekolah, serta santunan bagi anak dari empat kecamatan.
![]() |
| Joel Panton menyerahkan bingkisan kepada peserta khitan |
ACEH UTARA – Sebanyak 38 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitan massal gratis yang digelar Laznas Yakesma Aceh bekerja sama dengan YBM PLN UPT Banda Aceh di Dayah Tarbiyah Al-Aziziah, Desa Alue Papeun, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu, 18 Juli 2026.
Peserta berasal dari empat kecamatan, yakni Tanah Jambo Aye, Langkahan, Baktiya, dan Madat, Kabupaten Aceh Timur. Selain layanan khitan, setiap anak menerima perlengkapan sekolah dan santunan.
Anggota DPRK Aceh Utara, Joel Panton, mengatakan program tersebut merupakan upaya membantu keluarga yang membutuhkan sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi anak-anak.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan bagi anak-anak mereka," kata Joel.
Ia mengatakan kegiatan serupa dijadwalkan kembali digelar pekan depan melalui kerja sama Yakesma Aceh Utara dan YBM PLN UPT Banda Aceh di lokasi yang sama.
Menurut Joel, kolaborasi lembaga sosial dan dunia usaha diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sosial sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Ketua PIC Yakesma Aceh Utara, Desria Mayang Sari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahap kedua pelaksanaan khitan massal. Sebelumnya, sebanyak 12 anak telah mengikuti program serupa.
"Pada tahap kedua ini kami melayani 38 anak dari keluarga kurang mampu. Selain khitan gratis, peserta juga menerima perlengkapan sekolah dan santunan," ujar Desria.
Ia mengatakan program khitan massal menjadi salah satu kegiatan rutin Yakesma bersama YBM PLN untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
Kapolsek Langkahan, Ipda Irvan, turut mendampingi empat anak dari Kecamatan Langkahan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Sementara itu, tokoh masyarakat Saifuddin mengapresiasi pelaksanaan khitan massal karena dinilai mampu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Pelaksanaan khitan massal mendapat sambutan positif dari masyarakat karena ditangani tenaga medis. Tingginya jumlah peserta menunjukkan kebutuhan terhadap layanan kesehatan berbasis kegiatan sosial masih cukup besar di wilayah Aceh Utara.
Baca Juga:
