Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras, Tinggal 13 Persen Lagi Menuju Target Nasional
Penyerapan beras hasil panen telah mencapai 87 persen dari target 4 juta ton, Bulog memastikan pembelian gabah petani tetap berlanjut.
![]() |
| Gambar ilustrasi beras |
JAKARTA – Perum Bulog telah menyerap 3,5 juta ton setara beras hasil panen petani hingga 24 Juli 2026. Angka tersebut setara 87 persen dari target pengadaan nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu indikator penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung target swasembada pangan berkelanjutan.
"Capaian pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah menembus 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026 atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton," kata Rizal di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurut dia, keberhasilan penyerapan tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mitra Bulog, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat yang mengawal proses sejak masa panen sampai pengadaan gabah dan beras.
Bulog optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras dapat tercapai dalam waktu dekat. Tambahan stok tersebut dinilai penting untuk memperkuat cadangan beras pemerintah sebagai instrumen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Rizal menegaskan pencapaian target bukan berarti Bulog akan menghentikan pembelian hasil panen petani. Perusahaan pelat merah itu tetap akan menyerap gabah dan beras sesuai penugasan pemerintah serta ketersediaan produksi nasional.
Langkah tersebut, menurutnya, diperlukan untuk menjaga harga gabah di tingkat petani tetap stabil, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperbesar cadangan pangan nasional.
"Komitmen Bulog adalah terus hadir untuk petani. Setelah target tercapai pun kami akan tetap menyerap hasil panen dalam negeri semaksimal mungkin sesuai penugasan pemerintah dan kapasitas yang tersedia," ujar Rizal.
Bulog juga akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar penyerapan hasil panen berlangsung optimal di berbagai sentra produksi. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan berkelanjutan yang dicanangkan pemerintah.
Baca Juga:
