SWIPE UP TO READ

BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, 2.694 SPBU Kena Sanksi

Pemblokiran dilakukan untuk menekan penyalahgunaan BBM subsidi. BPH Migas juga mengungkap modus pengisian berulang dengan identitas digital berbeda.
Foto: Program Subsidi Tepat MyPertamina, pembelian BBM melalui scan QR Code. (Dok. PT Pertamina Patra Niaga) 

JAKARTA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memblokir 307.107 QR Code pelanggan BBM subsidi dan menjatuhkan sanksi pembinaan kepada 2.694 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah tersebut diambil untuk menekan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan penindakan dilakukan berdasarkan hasil analisis transaksi digital dan pengawasan langsung di lapangan. Menurut dia, pemblokiran terus dilakukan karena masih ditemukan QR Code yang dibuat secara ilegal.

"Kami terus melakukan optimalisasi agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran. Hingga saat ini hampir 307.107 QR Code telah diblokir, dan jumlahnya terus bertambah karena masih ditemukan QR Code yang diproduksi secara ilegal," kata Wahyudi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, dikutip Senin, 20 Juli 2026.

Selain memblokir QR Code, BPH Migas memberikan sanksi pembinaan kepada 2.694 SPBU yang dinilai melanggar ketentuan, termasuk melayani pembelian oleh pihak yang bukan pengguna berhak.

BPH Migas juga menemukan indikasi keterlibatan oknum operator SPBU dalam praktik penyalahgunaan BBM subsidi, antara lain dengan meloloskan transaksi menggunakan dokumen yang tidak sesuai.

Dari hasil pengawasan, lembaga tersebut mengoreksi penyaluran BBM subsidi dan kompensasi negara sebanyak 24.711,17 kiloliter pada 449 SPBU. Nilai potensi anggaran negara yang berhasil diselamatkan dari dugaan penyalahgunaan itu diperkirakan mencapai hampir Rp470 miliar.

Salah satu modus yang banyak ditemukan ialah praktik "helikopter", yaitu satu kendaraan melakukan pengisian berulang dalam sehari menggunakan sejumlah QR Code dan identitas kendaraan yang berbeda.

Menurut Wahyudi, petugas menemukan satu pelaku yang memiliki 16 QR Code dengan 16 nomor polisi berbeda untuk mengisi satu tangki penampung berkapasitas sekitar 1.000 liter.

Selain itu, BPH Migas juga menemukan kendaraan dengan STNK tidak berlaku, kendaraan yang dimodifikasi untuk menampung BBM lebih banyak, serta berbagai pelanggaran lain, terutama di jalur lintas Sumatra.

Untuk memperkuat pengawasan, BPH Migas menyiapkan pengembangan sistem teknologi informasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang ditargetkan mulai dikembangkan tahun ini. Sistem tersebut dirancang mampu mendeteksi transaksi yang tidak wajar secara real-time, sehingga penyalahgunaan BBM subsidi dapat lebih cepat diidentifikasi dan ditindak.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan anggaran negara tidak disalahgunakan.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, 2.694 SPBU Kena Sanksi
  • BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, 2.694 SPBU Kena Sanksi
  • BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, 2.694 SPBU Kena Sanksi
  • BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, 2.694 SPBU Kena Sanksi
  • BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, 2.694 SPBU Kena Sanksi
  • BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, 2.694 SPBU Kena Sanksi