450 Penyuluh Pertanian Aceh Dibekali Metode Tanam Baru, Pemerintah Kejar Swasembada Pangan
Sebanyak 450 penyuluh dari 23 kabupaten/kota mengikuti lokakarya metode tanam PMAAS usai pengukuhan Perhiptani Aceh.
![]() |
| Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar Imam Munandar S.TP |
JANTHO – Sebanyak 450 penyuluh pertanian dari 23 kabupaten/kota di Aceh mengikuti lokakarya metode tanam PMAAS setelah pengukuhan pengurus Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Balai Latihan Pegawai Pertanian (BLPP) Saree, Aceh Besar, Sabtu, 25 Juli 2026.
Lokakarya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dalam mendampingi petani sekaligus mempercepat peningkatan produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Imam Munandar, mengatakan penyuluh memegang peran penting dalam mendorong adopsi inovasi di tingkat petani. Karena itu, peningkatan kompetensi penyuluh dinilai menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembangunan sektor pertanian.
Menurut Imam, sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Aceh Besar. Pemerintah daerah berharap Perhiptani dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan petani agar berbagai program peningkatan produksi berjalan lebih efektif.
"Kami mengajak seluruh pengurus Perhiptani untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis target swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai," kata Imam.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perhiptani, Isran Noor, menilai penyuluh harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di lapangan.
Ia mengatakan organisasi profesi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah penyuluh, tetapi juga memperkuat kapasitas anggotanya dalam menghadapi tantangan sektor pertanian.
"Pengurus yang baru dikukuhkan harus menjadikan Perhiptani sebagai organisasi yang aktif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan petani. Penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pembangunan pertanian," ujar Isran.
Pengukuhan pengurus DPW Perhiptani Aceh dan DPD Perhiptani dari 23 kabupaten/kota menjadi rangkaian awal kegiatan sebelum para penyuluh mengikuti pelatihan metode tanam PMAAS. Pemerintah berharap hasil pelatihan tersebut dapat diterapkan di lapangan untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Aceh.
Baca Juga:
