Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekda Aceh Ungkap Skala Kerusakan Pascabencana, Hampir 400 Ribu Rumah Terdampak

Pemerintah Aceh menyebut proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi masih berlangsung.

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh menyatakan proses penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah masih terus berjalan. Hingga Juni 2026, pelaksanaan program pemulihan disebut baru mencapai sekitar 50 persen.

Perkembangan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, saat menerima perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi dalam diskusi mengenai penanganan bencana dan percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Banda Aceh, Selasa, 23 Juni 2026.

Menurut Nasir, luasnya wilayah terdampak dan besarnya tingkat kerusakan membuat proses rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan waktu panjang serta dukungan anggaran yang besar dari berbagai tingkatan pemerintahan.

Ia mengatakan penanganan pascabencana merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota.

"Bencana hidrometeorologi yang terjadi berdampak pada wilayah yang sangat luas sehingga proses pemulihannya membutuhkan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit," kata Nasir.

Berdasarkan data pemerintah, Aceh masih berada dalam masa transisi darurat menuju pemulihan hingga 28 Juli 2026. Setelah itu, pemerintah menargetkan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi secara penuh.

Nasir menjelaskan sejumlah program pemulihan telah dijalankan melalui dukungan anggaran daerah dan transfer pemerintah pusat. Namun, kebutuhan pembiayaan dinilai masih cukup besar untuk menuntaskan seluruh dampak bencana.

Salah satu tantangan utama, kata dia, adalah penanganan sektor perumahan. Hasil verifikasi terbaru menunjukkan sebanyak 395.873 unit rumah memerlukan penanganan dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pemerintah Aceh saat ini masih melakukan penyelarasan dan pemutakhiran data agar proses penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

"Kami terus menyempurnakan data agar program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak," ujarnya.

Pemerintah Aceh juga berharap dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dapat segera direalisasikan untuk mempercepat proses pemulihan di berbagai sektor, termasuk perumahan, infrastruktur, dan layanan dasar masyarakat yang terdampak bencana.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Sekda Aceh Ungkap Skala Kerusakan Pascabencana, Hampir 400 Ribu Rumah Terdampak
  • Sekda Aceh Ungkap Skala Kerusakan Pascabencana, Hampir 400 Ribu Rumah Terdampak
  • Sekda Aceh Ungkap Skala Kerusakan Pascabencana, Hampir 400 Ribu Rumah Terdampak
  • Sekda Aceh Ungkap Skala Kerusakan Pascabencana, Hampir 400 Ribu Rumah Terdampak
  • Sekda Aceh Ungkap Skala Kerusakan Pascabencana, Hampir 400 Ribu Rumah Terdampak
  • Sekda Aceh Ungkap Skala Kerusakan Pascabencana, Hampir 400 Ribu Rumah Terdampak