Aceh Bangun SLB Negeri Baru di Banda Aceh, Tampung 100 Anak Berkebutuhan Khusus
SLB Negeri Pembina Iskandar Muda akan dibangun di Banda Aceh untuk memperluas akses pendidikan anak berkebutuhan khusus.
![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, saat menyampaikan sambutan di peresmian revitalisasi satuan pendidikan se-Kota Banda Aceh di SLB YPPC Banda Aceh. |
BANDA ACEH — Pemerintah Aceh akan menambah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di Kota Banda Aceh pada 2026. Kehadiran sekolah baru tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan pembangunan sekolah baru itu menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan inklusif di Aceh. Menurut dia, kebutuhan terhadap sekolah khusus masih cukup tinggi, terutama di kawasan Banda Aceh dan sekitarnya.
"Semakin banyak sekolah dan fasilitas yang tersedia, semakin besar peluang anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi dan bakat yang mereka miliki," kata Murthalamuddin, Selasa, 23 Juni 2026.
SLB Negeri baru tersebut akan dibangun di kawasan belakang PTKK Lamlagang, Banda Aceh. Sekolah itu direncanakan memiliki kapasitas sekitar 100 siswa dan akan diberi nama **SLB Negeri Pembina Iskandar Muda**.
Selain pembangunan unit sekolah baru, pemerintah pusat juga memberikan dukungan berupa revitalisasi ruang kelas dan fasilitas pembelajaran di SLB YPPC Banda Aceh.
Murthalamuddin menjelaskan, masih banyak anak berkebutuhan khusus yang kesulitan mengakses pendidikan akibat faktor jarak, keterbatasan fasilitas, maupun kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, penambahan sekolah dinilai penting untuk mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Menurut dia, penguatan pendidikan khusus tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik sekolah, tetapi juga peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Salah satu langkah yang diusulkan adalah penerapan program keahlian ganda bagi guru untuk membantu mengatasi keterbatasan jumlah tenaga pendidik di sekolah luar biasa.
"Kami juga mendorong kerja sama dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak agar anak-anak berkebutuhan khusus memiliki akses pendidikan yang lebih luas hingga jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.
Pemerintah Aceh menargetkan pembangunan sekolah baru, revitalisasi fasilitas pendidikan, serta peningkatan kompetensi guru dapat memperluas layanan pendidikan inklusif di berbagai daerah.
Langkah tersebut diharapkan memberi kesempatan yang lebih besar bagi anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan yang layak, mengembangkan kemampuan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.
Baca Juga:
