Bupati Bireuen Salurkan Santunan 200 Anak Yatim dari Gaji Pribadi, Dihadiri Menko PMK RI
0 menit baca
BIREUEN- Bupati Bireuen. H. Mukhlis, kembali menunaikan komitmen politik dan kemanusiaannya dengan menyalurkan santunan kepada 200 anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat di sela-sela acara buka puasa bersama di Pendopo Bupati, Senin (3/3/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Pratikno, yang kehadirannya menambah makna dan legitimasi atas program sosial yang digagas kepala daerah tersebut.
Santunan yang diberikan kali ini bersumber sepenuhnya dari gaji pribadi Bupati yang tidak diambil selama enam bulan terakhir. Langkah tersebut merupakan realisasi dari janji yang disampaikan Mukhlis saat hari pertama menjabat sebagai Bupati Bireuen, di mana ia menyatakan akan mendedikasikan sebagian hak pribadinya untuk kepentingan sosial, khususnya bagi anak yatim.
Dalam kesempatan itu, Mukhlis menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan sosial pemerintah daerah dalam memastikan keberpihakan terhadap kelompok rentan.
"Ini bukan tentang jumlahnya, tetapi tentang komitmen dan keberlanjutan. Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Penyaluran santunan ini merupakan tahap kedua dari program sosial pribadi Bupati. Pemerintah Kabupaten Bireuen menyatakan kegiatan serupa akan terus berlanjut secara bertahap sebagai bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial di daerah.
Kehadiran Menko PMK RI dalam agenda tersebut juga menjadi simbol dukungan pemerintah pusat terhadap inisiatif sosial yang digerakkan di tingkat daerah, khususnya dalam bidang pembangunan manusia dan perlindungan sosial.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap nilai solidaritas dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama dalam momentum bulan suci Ramadan yang sarat makna kebersamaan dan empati.(MS)