BREAKING NEWS

APDESI Bireuen Tegaskan Independensi Organisasi, Fokus Perjuangkan Aspirasi Gampong

BIREUEN- Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk tetap berdiri sebagai organisasi independen yang berfokus memperjuangkan aspirasi pemerintah desa dan masyarakat gampong, serta tidak memiliki agenda untuk berubah menjadi partai politik lokal.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bagian Hukum dan HAM DPC APDESI Kabupaten Bireuen, Tgk Muliadi, SH, yang menilai berbagai spekulasi mengenai arah politik organisasi tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan prinsip dasar organisasi sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Menurutnya, sejak awal berdiri, APDESI dibentuk sebagai wadah perjuangan bagi pemerintah desa dalam memperjuangkan kepentingan pembangunan, kesejahteraan aparatur desa, serta perlindungan hak-hak masyarakat gampong.

"Secara organisasi, APDESI memang memiliki jaringan yang sangat luas hingga ke tingkat desa. Namun kekuatan itu bukan untuk kepentingan politik praktis. Kami tetap berpegang pada tujuan utama organisasi, yaitu memperjuangkan aspirasi pemerintah desa dan masyarakat gampong sesuai dengan AD/ART," tegas Tgk Muliadi, Senin.

Ia menjelaskan, kuatnya jaringan APDESI tidak dapat dipungkiri karena struktur organisasi tersebut berakar langsung di pemerintahan desa, yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jaringan yang tersebar di seluruh desa sering kali menimbulkan persepsi bahwa APDESI memiliki kekuatan layaknya partai politik. Namun, ia menegaskan bahwa persepsi tersebut tidak mencerminkan arah dan sikap resmi organisasi.

"Harus diakui, jaringan APDESI memang kuat karena berada langsung di lingkungan pemerintahan desa. Namun kekuatan itu lahir dari kebutuhan untuk memperjuangkan kepentingan desa, bukan untuk kepentingan politik," ujarnya.

Tgk Muliadi juga menegaskan bahwa organisasi APDESI tidak pernah mengarahkan anggotanya untuk terlibat dalam aktivitas politik praktis. Apabila ada anggota yang secara pribadi memilih bergabung dengan partai politik, hal tersebut merupakan hak individu dan tidak mencerminkan sikap organisasi.

"Jika ada anggota APDESI yang secara pribadi memilih terlibat dalam partai politik, itu adalah hak pribadi masing-masing. Namun organisasi APDESI tetap berdiri sebagai lembaga independen yang tidak boleh dibawa ke dalam kepentingan politik praktis," katanya.

Lebih lanjut ia menekankan bahwa APDESI memiliki komitmen moral untuk selalu hadir membela kepentingan masyarakat desa, terutama ketika terjadi ketidakadilan atau kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat gampong.

"Prinsip kami jelas, ketika ada ketidakadilan atau hak-hak masyarakat desa yang diabaikan, APDESI harus hadir menyuarakan kepentingan mereka. Organisasi ini tidak boleh diam terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan desa," tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa setiap sikap dan langkah organisasi selalu diambil melalui proses pertimbangan yang matang, disertai analisis yang komprehensif serta kajian hukum yang jelas.

"APDESI tidak pernah mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Setiap langkah organisasi harus melalui analisa yang kuat dan tetap berada dalam koridor hukum serta kepentingan masyarakat desa," jelasnya.

Menurut Tgk Muliadi, menjaga independensi organisasi merupakan hal yang sangat penting agar APDESI tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh pemerintah desa tanpa dipengaruhi kepentingan politik tertentu.

"Independensi ini harus dijaga agar APDESI tetap dipercaya oleh seluruh pemerintah desa dan masyarakat. Kami ingin organisasi ini tetap menjadi wadah perjuangan yang murni untuk kepentingan desa dan masyarakat gampong," pungkasnya.(Red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image