BREAKING NEWS

Senat Gagal Capai Mufakat, Pemerintah Amerika Serikat Resmi Lumpuh

Foto: REUTERS/Brian Snyder

WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat resmi mengalami shutdown setelah Senat gagal mencapai kesepakatan terkait anggaran belanja tahunan pada Selasa (30/9) malam waktu setempat.

Dalam pemungutan suara, rancangan undang-undang (RUU) pendanaan hanya meraih 55 suara setuju dan 45 menolak. Jumlah tersebut masih kurang dari 60 suara minimum yang dibutuhkan agar RUU bisa lolos.

Kebuntuan ini dipicu tarik-menarik antara Partai Demokrat dan Partai Republik. Demokrat bersikeras agar subsidi layanan kesehatan tetap diperpanjang melalui Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA). Namun, Partai Republik menolak tambahan syarat itu dan menuntut agar RUU disahkan dalam bentuk murni.

Situasi kian panas setelah Presiden Donald Trump melontarkan ancaman sebelum pemungutan suara digelar. Ia menyebut akan memangkas berbagai program dukungan Partai Demokrat bahkan memecat pegawai federal bila pemerintah sampai shutdown.

"Kami akan memecat banyak orang," kata Trump kepada wartawan, dikutip Reuters.

Ancaman itu kini menjadi kenyataan. Lebih dari 150 ribu pegawai federal dilaporkan kehilangan pekerjaan pekan ini setelah menerima pesangon. Puluhan ribu lainnya juga telah dirumahkan sepanjang tahun.

Shutdown pemerintah berarti sebagian besar lembaga federal terpaksa menghentikan operasionalnya karena tak memiliki dasar hukum untuk menggunakan dana. Tahun fiskal AS 2025 resmi berakhir pada 30 September tengah malam, dan tanpa persetujuan anggaran baru, negara praktis kehabisan sumber pembiayaan legal.

Sejumlah dampak mulai dirasakan masyarakat, termasuk penutupan sebagian layanan publik, museum, dan taman nasional. Sementara itu, pegawai federal yang dikategorikan non-esensial akan dirumahkan tanpa menerima gaji hingga ada kesepakatan baru di Kongres. []
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image