Wakili Bupati Sekda Bireuen Menutup MQK Ke-ll Tingkat Kabupaten

author photoM. Sulaiman
25 Sep 2021 - 00:00 WIB

BIREUEN- Bupati Bireuen Dr. H Muzakkar A Gani, SH. M.Si yang diwakili Sekda Ir Ibrahim Ahmad, M.Si, menutup kegiatan Lomba Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten yang digelar Dinas Pendidikan Dayah, acara berlangsung di Aula Institut Agama Islam (IAl) Almuslim Peusangan, Gampong Paya Lipah Kecamatan Peusangan Jumat 24 September 2021 sore.


Adapun hasil perlombaan Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) yang diikuti 87 peserta unsur santri 16 dayah di Bireuen dan ada 10 bidang diperlombakan, namun diantara puluhan peserta lomba tersebut, sementara itu Santri Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, berhasil meraih berbagai tingkatan juara dan terpilih sebagai juara umum Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) ke II tingkat Kabupaten Bireuen.


Dalam Sambutan Sekda Bireuen. Ir Ibrahim Ahmad, M.Si mengatakan,
pelaksanaan MQK tidak hanya dilihat dari aspek teknis saja yang berhasil. Namun, sangat penting proses pemahaman nilai-nilai isi kandungan dari kitab kuning, yang bersumber dan merujuk pada sumber utama yaitu Al-Quran dan Sunnah yang menjadi pondasi keilmuan.


Dan hendaknya menjadi barometer bagi dayah di Bireuen, dalam mengukur sejauhmana hasil pembinaan yang telah dilaksanakan. Untuk menjadikannya sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan santri.


Sedagkan untuk meningkatkan kemampuan perlu dilakukan yang lebih mendalam lagi, kerana pendalaman ilmu-ilmu agama yang merujuk pada kitab-kitab kuning, sebagai bagian dari proses kaderisasi ulama dan tokoh masyarakat dimasa akan datang, sebut Sekda Ibrahim.


Sementara itu, bagi peserta yang meraih juara MQK ini diharapkan dapat jadi pemicu agar lebih berprestasi ke depan, untuk dapat mewakili Bireuen ke tingkat Provinsi Aceh dengan target meraih prestasi juara, dan mengikuti ajang selanjutnya ketingkat nasional.


Begitu juga bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan kehilangan semangat untuk meraih prestasi, jangan pernah putus asa dalam berusaha, terus belajar, menambah wawasan keilmuan tentang kitab kuning, pada kesempatan lain akan lebih baik, sementara itu pelaksanaan Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Bireuen kali ini dinyatakan resmi ditutup," Ucap Sekda Bireuen. Ibrahim Ahmad dalam sambutannya.


Sebelumnya, dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Dayah (DPD) Bireuen, H Jufliwan, SH MM, kegiatan Lomba MQK diikuti 87 peserta unsur santri 16 dayah di Kabupaten Bireuen dan ada 10 bidang yang diperlombakan.


Sementara Para juara diberikan piala dan dana pembinaan serta piala tetap juara umum dan piala bergilir untuk dapat diperebutkan lagi pada tahun yang akan datang." Peserta juara I mewakili Bireuen untuk mengikuti MQK tingkat Provinsi Aceh, pada tanggal 12-17 Oktober 2021 yang akan dilaksanakan di Asrama Haji Banda Aceh," Terang Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen.


"Disamping itu, Ketua koordinator Dewan Hakim Dr Tgk Nazaruddin Abdullah MA, setelah mengumumkan nama sejumlah santri juara MQK ke-II tingkat Kabupaten Bireuen, setiap cabang yang diperlombakan dan masing-masing enam orang juara dari juara satu sampai harapan tiga.


Selanjutnya, mengumumkan juara umum MQK ke-II yaitu diraih Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, dan dayah masuk tiga besar yaitu, 1 Dayah Ummul Ayman Samalanga. 2 Dayah Babussalam Al Aziziyah Blang Me Barat Jeunieb, sebutnya.


Kemudian itu, ketiga ada tiga dayah  dengan meraih nilai sama yaitu Dayah  Jami'ah Al Aziziyah Batee Iliek, Dayah Budi Almukhtari Pante Pisang Peusangan, Dayah Najmul Al Aziziyah Samalanga," Cetus Ketua Koordinator Dewan Hakim Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Bireuen.


Kepada Media ini dikatakan Pimpinan MAJLIS Assurur Wal Inaas. Said Jamaluddin, SE. Turut ikut serta memeriahkan kegiatan perlombaan
Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) Ke ll Tingkat Kabupaten Bireuen. Namun usai
penutupan MQK tersebut, Said Jamaluddin sangat mengapresiasikan kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan lomba MQK tersebut, terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Alim Ulama, serta para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat," Ucap Said Jamaluddin.(MS) 
KOMENTAR