Demi Kelancaran Aktivitas Santri HRD Serahkan Tiga Unit Bus Sekolah Untuk Pendidikan Dayah di Aceh

author photoM. Sulaiman
22 Des 2020 - 11:19 WIB

BIREUEN - Anggota Komisi V DPR-RI asal Bireuen Provinsi Aceh, H Ruslan M Daud (HRD), menyerahkan tiga unit bus sekolah gratis untuk tiga dayah di Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin (21/12 /2020).

Tiga dayah yang mendapat bantuan bus sekolah gratis aspirasi dari HRD tersebut adalah, Dayah Madinatuddiniyah Babussalam Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa yang diterima langsung oleh Pimpinan Dayah tersebut, Tgk H Muhammad Amin Mahmud (Abu Tumin Blang Blahdeh).

Kemudian Dayah MUDI Mesjid Raya (Mudi Mesra) Samalanga yang diterima langsung oleh Pimpinan Dayah, Tgk H Hasanoel Basary (Abu Mudi) Samalanga serta Dayah Ummul Ayman Samalanga yang juga diterima langsung oleh Pimpinan Dayah, Tgk H Nuruzzahri (Waled Nu) Samalanga. 

Bantuan Bus Sekolah Gratis untuk tiga Dayah yang dipimpin tiga Ulama Kharismatik Aceh tersebut, langsung diantar oleh HRD bersama timnya ke masing-masing dayah. Bantuan itu merupakan bentuk kepedulian HRD dalam membantu kelancaran proses belajar mengajar di dayah-dayah.

Bantuan bus sekolah itu merupakan salah satu bentuk kepedulian HRD dalam meningkatkan dan mengembangkan pendidikan agama di dayah-dayah. HRD yang juga alumni Dayah Mudi Mesra itu, selama ini juga sangat peduli dalam mengembangkan pendidikan di dayah ke arah yang lebih maju dan moderen.

"Alhamdulillah dengan Bus Sekolah gratis ini, kita harapkan dapat menunjang kelancaran aktivitas santri di dayah-dayah, ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan di dayah," kata HRD kepada wartawan usai menyerahkan ketiga bus sekolah.

Dikatakan Bupati Bireuen Periode 2012-2017 ini, selain membantu bus sekolah gratis, melalui aspirasinya, HRD juga sudah membangun sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas di sejumlah dayah/pesantren di Aceh. BLK tersebut bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan teknis berproduksi atau keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja. Hal ini dilakukan guna menyiapkan kesiapan santri dalam menghadapi era empat titik nol, sebut HRD.

"Selain membangun BLK, kami juga telah membantu Biaya Operasional Pesantren (BOP) dan bantuan pengembangan  dayah digital untuk 53 dayah/pesantren di Aceh, semua ini bertujuan untuk membantu dayah dalam memghadapi era tekhnologi yang semakin canggih dan moderen," terang HRD.

Tidak hanya itu, Ruslan juga telah membantu memperjuangkan pembangunan sejumlah Rusunawa untuk dayah dan perguruan tinggi di Aceh. 

Ditambahkan H Ruslan M Daud, berbagai bentuan untuk dayah-dayah dan pesantren ini, selain sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pendidikan di dayah dan pesantren, juga sebagai kewajiban saya sebagai wakil rakyat untuk membangun Aceh ke arah yang lebih baik, maju, dan moderen.

"Kami juga sangat berterima kasih kepada para Ulama Kharismatik Aceh, pimpinan dayah dan pesantren, serta masyarakat Aceh dan semua pihak yang telah mendukung program kami dalam memperjuangkan pembangunan di Aceh," ucap HRD.(Red)
KOMENTAR