RI Sah Resesi! Sri Mulyani Sebut Ekonomi Bisa -1,7% di Q3

author photoRedaksi
20 Okt 2020 - 12:28 WIB

JAKARTA - Indonesia bisa dibilang sudah masuk ke dalam zona resesi, karena hampir pasti terjadi kontraksi pertumbuhan ekonomi tahunan (yoy) dalam dua kuartal berturut-turut. Secara keseluruhan di 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal terkontraksi alias minus.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyatakan Kementerian Keuangan memproyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 akan berada di kisaran -1% hingga -2,9%. Sementara di kuartal II-2020, ekonomi Indonesia sudah minus 5,32%.

"Secara overall (2020) ekonomi kita akan minus 0,6% sampai minus 1,7%," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Sri Mulyani mengatakan, dampak pandemi Covid-19 menyebabkan terjadi penurunan ekonomi di seluruh dunia. Aktivitas ekonomi menurun karena penutupan banyak kegiatan usaha.

"Namun di kuartal II-2020 Indonesia alami kontraksi 5,32%, kita masih relatif cukup baik. Meskipun ini tidak membuat kita terlena. Kita berusaha membuat ekonomi masuk ke zona positif," ujarnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, aktivitas ekonomi mulai menunjukkan pemulihan pada kuartal III-2020 dan dirinya berharap momentum ini akan terus terjaga. [CNBC ind]
KOMENTAR