Teruslah Berjuang Sampai Ajal Menjemputmu

author photoKherry Leib
4 Jul 2020 - 19:14 WIB

PIDIE JAYA - Di usia  senja langkah tertatih -tatih  mendorong sepeda tua wajah polos dibalut keriputan kulitnya dia melangkah dan terus melangkah untuk mencari barang bekas dijalan yang dia lalui tampa kenal lelah tiada kata pasrah yang ada hanya berjuang dan terus berjuang untuk menopang kebutuhan rumah tangganya.

Ahmad Bin Abdullah (78) warga Seunong Meurah Dua  Pidie Jaya yang media jumpai disalah satu tempat penampungan barang bekas sambil berkerja dia menceritakan tentang profesi yang diguluti sejak beberapa tahun lalu menurutnya apa yang dia lakukan saat ini suatau usaha yang halal dan baik tidak harus meminta -minta tidak perlu mengemis karena masih ada jalan lain untuk bisa mencari nafkah katanya.

"Saya menjalani profesi ini dari tahun 2016 sampai sekarang dan akan terus saya lakukan sampai langkah ini terhenti sendirinya saya malu meminta -minta saya tidak suka berharap karena itu biarpun langkah tertatih -tatih nafas terhengah -hengah saya tatap berusaha dan terus berusaha,ujarnya sambil mengusap mata  yang tertutup topi tua.

Diusia senja kakek Ahmad masih tegar melangkah berangkat dari tempat asalnya Pukul 8,WIB pulang Pukul 4,30 dengan penghasilan rata -rata 75ribu "saya menjual barang ini dua hari sekali dalam dua hari kumpul bisa mendapatkan 150ribu kadang ada juga pendapatan tambahan dari sedekah"',cetusnya dengan polos.

Pesannya, teruslah berjuang anakku sampai ajal menjemputmu. (KH)
KOMENTAR