PT Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen Gelar Seminar dan Pelatihan UMKM

author photoM. Sulaiman
12 Mar 2020 - 13:52 WIB

BIREUEN- PT Bank Aceh Syariah Cabang Kabupaten Bireuen menggelar seminar  dan Pelatihan UMKM kepada Masyarakat petani ternak, bertujuannya sebagai bentuk kemamfaatan hasil proses Lembah Ternak Domba dan Kambing, agar menjadi nilai income, tambah sumber pendapatan ekonomi masyarakat disetiap gampong/Desa. Acara berlangsung di aula Kantor Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen lantai IV. Selasa (10/03/2020).


Dalam kegiatan seminar dan pelatihan UMKM tersebut, peserta yang hadir berjumlah 100 orang, peserta itu terdiri dari berbagai perwakilan disetiap Kecamatan se-Kabupaten Bireuen.


Acara pelatihan atau training UMKM kepada masyarakat itu dibuka oleh Said Zainal Arifin,yang mewakili kepala kantor PT. Bank Aceh Syariah Kabupaten Bireuen dalam acara tersebut, turut hadir perwakilan Bupati Bireuen, diwakili oleh Asisten lll Sekdakab Bireuen Dailami, S. Hut.


Juga turut hadir Maryani, A.Md, selaku pimpinan Mery Sheep Farm Aceh, yang menjadi nara sumber dalam acara tersebut. Sedangkan narasumber lainnya, yaitu. Dr. Ir. Dzarniza Araby, M.Si, Dosen dari Fakultas Peternakan Universitas Syiah Kuala Dan Ketua Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Aceh.


Dia mengupas tentang standar pengelolaan kandang ternak dalam skala kecil serta bagaimana menjaga kebersihan kandang untuk mereduksi limbah ternak supaya tidak menjadi kontaminan.


Sedangkan Rahmat Kartolo,S.Pt., M.Pt, Pakar Pupuk Organik. Coba mempresentasikan kepada para peserta pelatihan UMKM tentang prospek usaha materi baru yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk kompos atau bagi habitat tumbuhan tanaman maupun sebagai biogas, sehingga bernilai ekonomis dalam memberi nilai tambahan sumber pendapatan ekonomi masyarakat petani ternak di Gampong/Desa, khususnya di Kabupaten Bireuen," Harapnya.


Selanjutnya Mr. Mhd. Nor Ashraf bin Abu Bakar, CEO Aliyah Rizq Farm, Singapura. Mempresentasikan pola praktisi peternakan yang sudah sangat terkenal di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.


Juga selain mengupas peluang usaha tersebut, menyampaikan kepada peserta tentang standardisasi, mulai dari hasil maafaat pakan ternak, kandang ternak, kesehatan ternak dan ukuran berat ternak yang dapat dijadikan sebagai komoditas eksport untuk dikonsumsi masyarakat dalam negeri maupun ke luar negeri, sesuai kebutuhan permintaan pasar nasional atau dunia.


Maksud dari kegiatan pelatihan atau training UMKM yang dilaksanakan oleh PT Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen tersebut bertujuan untuk menselaraskan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat petani ternak terkait manajemen pengelolaan kandang ternak, sehingga bisa memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan hewan ternak yang menguntungkan para peternak", sambunya.


Dalam memproduksi kontaminan yang diakibatkan dari limbah ternak melalui pengelolaan limbah ternak yang tepat guna dan sesuai dengan kondisi areal lokasi lahan peternakan ramah lingkungan.


Tentu menghasilkan materi baru dari limbah ternak (feses) yang memiliki nilai secara ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan ekonomi masyarakat untuk membantu menutupi biaya-biaya operasional kebutuhan hidup di setiap kepala keluarga". Terang para pemateri,(MS)

KOMENTAR