Salah Satu Oknum Perangkat Desa Cot Aneuk Batee Peusangan Siblah Krueng Ancam Wartawan

author photoM. Sulaiman
8 Feb 2020 - 01:39 WIB

BIREUEN- Wartawan liputan investigasi. com, Iskandar. Wilayah Liputan Kabupaten Bireuen, mendapat pengancaman dari Salah Satu Oknum Perangkat Desa Cot Aneuk Batee Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dengan cara sikap tindakan yang tidak manuasiawi, diperlihatkan dihapadan Masyarakat umum pada acara maulid rasul yang bertempatan di salah satu Dayah Gampong setempat, kejadian itu pada hari Minggu 2 Februari 2020.


Iskandar Merupakan salah satu  Wartawan di Media Liputan investigasi. Com yang sehari hari menjalankan tugas sebagai Jurnalistik di Wilayah Kabupaten Bireuen, namun pada saat kegiatan Maulid rasul berlangsung disalah satu Dayah Gampong Cot Aneuk Batee Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, saat dia mengambil Foto dokumen untuk di jadikan bahan berita, tiba tiba seorang Oknum Perangkat Desa Cot Aneuk Batee itu. Dengan lantang dan tidak manusiawi, dengan sikap marah marah dan melarang untuk di ambil Foto, juga Oknum itu turut menguluarkan nada kata kata ancaman untuk menendang Wartawan,"apa wartawan Wartawan hebat kali kau ku tendang baru tau diri kau, " meniru gaya bicara seorang oknum Perangkat Desa itu, kepada Media ini, Jumat 7 Februari 2020 malam. 


"Saat mau ambil foto untuk jadikan bahan berita, salah satu oknum perangkat desa tersebut melarang saya, dan marah-marah di depan keramaiyan, saya tak tau pasti apa penyebanya hingga saat saya dekati ia semakin marah bahkan terjadi dorongan kecil hingga mengeluarkan nada kata-kata yang tidak wajar. 


"Jangan ambil foto disini nanti kamu naikkan yang bukan bukan, aku tidak suka, seperti yang kamu tulis di aku  facebook bagi-bagi duit di dalam parek (parit), namun Nadar belik bertanya kepada Oknum tersebut, apakah di akun saya itu ada tertulis nama saudara atau nama Desa, tanya Nadar, jawap Oknum tersebut, memang tidak, atanya lagi Nadar jadi kenapa saudara marah kepada saya yang tidak ada penyebab, jawap lagi oknum itu, saya marah juga karena saya orang perangkat Desa di Gampong ini, apa wartawan wartawan bukan hebat kali kamu, ku tendang nanti baru tahu diri,"sebut Nadar yang meniru ucapan oknum tersebut. Nadar mengaku atas sikap dan tindakan dari oknum yang memiliki jabatan di Desa itu membuat dia malu, atas kejadian tersebut, 


Atas sikap Oknum tersebut, Nadar tidak terima perlakuan yang tidak wajar di hadapan Umum, sehingga kasus tersebut, dilaporkan kepada Kepala Desa Cot Aneuk Batee oleh Nadar, yang pada saat itu Keuchiek Gampong setempat juga berada di lokasi kejadian tersebut, untuk dapat di selesaikan dengan bijak. Namun perkara tersebut masih diam di tempat. Dua hari berselang Nadar kembali mempertanyakan kasus dirinya kepada Keuchiek Gampong Cot Aneuk Batee, malah keuchiek menjawab itu kasus kecil katanya, namun Nadar tidak terima dikatakan itu hal kecil, karena itu merupakan perbuatan ancaman dan pelecehan terhadap provesi Wartawan yang seharus nya dilingdungi oleh semua pihak, 


sehingga Nadar memper lihatkan dan memperdengarkan Rekaman kejadian pada hari itu, baru Keuchiek menanggapi permasalahan tersebut, menentu jadwal pada tanggal 5 Februari 2020,


Saat malam Musyawarah perdamaian itu, Nadar meminta kepada Pelaku Oknum tersebut, untuk menunjukan bukti yang membuat dirinya marah, tentang setatus tersebut malah oknum tersebut meminta kepada salah satu warga untuk menjukan bukti, namun warga tersebut malah menunjukan Skrinchop status yang lain," Selamat atas pengikut yang  menyuksesan kehancuran enam tahun kedepan. Semoga di babak selanjutnya  korupsi terjamin lancar mulus berkelompok. Yang penteng peng amplop bek kureng beh.....!!!! Tunjuk warga tersebut, malah Oknum tersebut tidak dapat memperlihatkan bukti apa apa, seperti nya tidak serius dan tidak tampak menyesali sikap dan tindakan yang dilakukanya," atas pernyataan tersebut merasa tidak adil hingga Nadar memutuskan untuk menolak damai pada malam itu, 


Kejadian ini membuat saya sangat malu, karena selain kata kasar juga ada penghinaan dan pengancaman kekerasan dihadapan umum, membuat harga diri saya selaku seorang Wartawan tercoreng, tidak sampai disitu Nadar juga menceritakan kejadian tersebut, kepada Pimpinan Media nya,  


"Pimpinan menyarankan kepada dirinya untuk segera membuat laporan ke pihak Hukum, Karena menurutnya, kejadian ini sudah sangat keterlaluan, jika hal ini dibiarkan maka kedepan bisa saja terjadi kepada orang lain, makanya harus ada efek jera kepada pelaku supaya menjadi pelajaran juga bagi orang lain untuk tidak sewenang-wenang dalam bersikap dan bertindak terhadap orang lain, apalagi terhadap wartawan, maka dalam waktu dekat ini akan saya laporkan oknum tersebut kepihak yang berwajib supaya dalat di proses secara hukum," ungkap Nadar, 


Sehingga Berita ini dilayangkan, Media Ini belum Mendapatkan Konfirmasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut, dari Oknum Perangkat Desa tersebut, dan Kepala Desa Cot Aneuk Batee Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen.(MS)
KOMENTAR