Pemkab Gayolues Tandatangan MoU dengan STAIN Negeri Gajah Putih Aceh tengah

author photoKamsah
7 Feb 2020 - 22:20 WIB

BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon Aceh Tengah menandatanganani kesepakatan bersama terkait kerjasama Pengabdian Kepada Masyarakat. MoU tersebut ditandatangani oleh kedua belah pihak, yang bertempat di ruang kerja Bupati, Jum'at (07/02).

Penandatanganan surat kerjasama tersebut yaitu dalam bentuk pengabdian STAIN Gajah Putih kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Gayo Lues, dibidang pendidikan, penelitian, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan perencanaan pembangunan daerah.

Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru menuturkan, MOU ini merupakan hal yang cukup baik bagi kedua belah pihak, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Gajah Putih akan hadir sebagai insan akademis ke Negeri Seribu Hafis diharapkan mampu memberikan kontribusi pada masyarakat dalam berbagai hal bersifat positif tentunya.

"2.122 Mahasiswa Unsyiah Banda Aceh pada tahun 2018 lalu yang sempat melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gayo Lues Alhamdulillah berjalan baik, apalagi yang kali ini yang akan datang merupakan kampus yang berbasis pendidikan Agama Islam saya kira akan lebih baik lagi," ujar Amru.

Lanjut Bupati Amru, kita dari pemkab Gayo Lues sebelum isi MOU dilakukan pihak STAIN Gajah Putih Takengon dapat memberikan Biodata para Mahasiswa kepada kami, supaya mereka bisa kita sesuaikan dengan kultur masyarakat dengan harapan ketika mereka berada di sini bisa lebih mengenal baik Gayo Lues ini.

Dalam kesempatan ini Rektor STAIN Gajah Putih Takengon DR. Zulkarnain, M,Ag menyatakan, terimakasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam hal ini bapak Bupati beserta jajarannya sudah menerima kami dan bersedia menandatangi MOU ini, kita berharap ini merupakan awal kerja sama yang baik bagi kita bersama.

"Kurang lebih 440 mahasiswa pada tahun 2020 ini yang akan datangkan ke Gayo Lues ini dalam melakukan pendidikan pengabdian kepada masyarakat dapat memberikan manfaat baik secara individu kepada warga maupun untuk pemerintah dalam pembangunan daerah kedepannya menuju lebih baik," ungkap Zulkarnain.  (Kamsah Galus)
KOMENTAR