Dinas Pendidikan Dayah Resmikan Bilik Santri Dayah Keumaral Azizah

author photoRedaksi
25 Feb 2020 - 10:20 WIB

LHOKSUKON - Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Resmikan Bilik Dayah Keumaral Azizah, bantuan dari pemerintah Aceh, tahun anggaran 2019 lalu.

Pemerintah Aceh Utara melalui Dinas Pendidikan Dayah akan selalu berupaya untuk mendorong kemajuan dan kemandirian seluruh Dayah di Aceh Utara, kata Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Abdullah Hasbullah, S.Ag, M.S.M, Senin (24/02).


Kadis Pendidikan Dayah Abdulah dalam kesempatan itu,  mengatakan menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada Tokoh Aswaja dari Malaysia, Syeh Mahfud bin Muhammad, yang telah menyempatkan menyempatkan diri untuk datang ke Aceh dan menghadiri kegiatan hari ini.

"Pemerintah Aceh Utara akan terus berupaya untuk meningkatkan kemandirian Dayah, baik itu terkait dengan pembanguan infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi bagi santri" ujar Abdullah.

Kadis Pendidikan Dayah berharap agar segala bantuan pemerintah yang telah dikucurkan ke dayah-dayah agar dapat di jaga sebaik-baik mungkin, agar dapat digunakan secara terus-menerus sepanjang masa, dari generasi ke generasi.

Selain itu, Abdullah meminta masyarakat agar gunakan fasilitas Dayah untuk Pendidikan agama kepada anak, selain dari Pendidikan umum.

"Diera melenial ini, Pendidikan agama sangat penting untuk di terapkan dalam kehidupan putra-putri kita, agar mereka tidak terpengaruh dengan budaya asing yang dapat merubah tatanan hidup mereka dan juga terhadap penyalahgunaan Narkoba yang semakin marak di Aceh Utara" Demikian kadis Pendidikan Dayah Abdullah Hasbullah, S.Ag, M.S.M, yang di lanjutkan dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Sekretaris daerah Pemkab Aceh Utara Abdul Azis SH, MH, bersama Kadis Pendidikan Dayah.

Dalam Ceramah singkatnya, Syeh Mahfud, menjelaskan terkait tentang aqidah Ahlulsunnah waljamaah, sebagai mana yang di ajarkan oleh ulama terdahulu, seperti Abu Hasan Al,Asy Syari dan Abu Hasan Almasquridi.



Semantara itu,  Pimpinan Dayah Keumaral Azizah Walet T. Zulfadli, Dalam kesempatan tersebut mengatakan, kita meminta kepada masyarakat semua untuk mencintai dayah karena dayah itu ciri khasnya aceh kalau pondok pesantren itu sudah umum dan semua Daerah ada bahkan di Negara luar banyak ada seperti di malaysia juga dikatakan pondok pesantren di singapur juga di petani juga pesantren tapi kalau dayah itu memang khasnya kita Aceh, katanya.

Dikatakannya,  Benteng pertahanan terakhir itu adanya Di Dayah dan masyarakat itu jangan ragu ke dayah jangan hanya ke dayah itu hanya untuk main -main saja.

Semoga kedepan  jadikanlah tujuan pertama itu ke mana pun kita akan pergi pergilah dulu kepada dayah artinya jemputlah ilmu -ilmu yang ada di dayah, dan semua masyarakat kita mohon semoga cinta kepada dayah itu bagaikan mereka mencintai rumahnya sendiri, Harapnya.

Dalam Kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh Sekretaris daerah Pemkab Aceh Utara Abdul Azis SH, MH, dan Kadis Pendidikan Dayah Abdullah Hasbullah, S.Ag, M.S.M, juga dihadiri oleh Tgk Usman Ali (Abu Kuta Krueng),Tgk Wale Sirajuddin, Tgk. H. Muhammad Amin Pimpinan Dayah Cot Trueng. Abati Muchtarariza, Abu Cut Lueng Angen dan para undangan lainnya. (Red)
KOMENTAR