Pria Gangguan Jiwa Bacok Warga Pakai Parang

author photoRedaksi
29 Jan 2020 - 06:05 WIB

LHOKSUKON - Seorang warga Gampong Paya Terbang Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara dilaporkan menjadi korban pembacokan oleh pria yang terindikasi mengalami gangguan jiwa. 

Akibat pembacokan korban harus dirujuk ke Rsu Cut Meutia di kawasan Buket Rata, Kota Lhokseumawe.

Salman (40) warga Gampong Paya Terbang terpaksa dirujuk  ke RS Cut Meutia untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka bacok yang dialami. Salman menjadi korban penganiayaan oleh pelaku As (35) warga setempat.


Informasi dari pihak kepolisian menyebut pelaku terindikasi mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Nibong Ipda Jimmy Hasibuan menerangkan peristiwa pembacokan terjadi pada Selasa sore, (28/1/20) sekira pukul 18:30 WIB. Pelaku As melakukan pembacok  terhadap Salman menggunakan parang yang ia bawa.

"Pelaku menunggu korban di jembatan saluran irigasi Gampong Paya Terbang. Di saat pelaku bertemu dengan korban, pelaku langsung melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan parang yang dia bawa dan mengenai tangan kanan korban" kata Ipda Hasibuan.

Mendapat serangan brutal, spontan korban langsung lari menjauh dari pelaku untuk menghindari hal yang lebih buruk. Salman dengan luka bacok langsung ke Puskesmas untuk mendapat perawatan. Namun karena luka korban sedikit parah pihak Puskesmas Nibong telah merujuk korban ke RSU Cut Mutia Lhokseumwe untuk perawatan lebih intensif.

Kapolsek menambahkan seusai dibacok korban sempat menegur Muslem (41) yang berada tak jauh dari lokasi. Muslem yang saat kejadian sedang mencuci kaki di saluran irigasi setelah pulang dari sawah juga ikut melarikan diri karena merasa takut dengan pelaku.

"Tersangka bersama sebilah parang sudah diamankan di mapolsek untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Menurut informasi dari masyarakat selama dua tahun ini, pelaku tingkahnya agak tidak wajar seperti mengalami gangguan kejiwaan atau stres" demikian Ipda Hasibuan. []
KOMENTAR