Ratib Seribe Ramaikan Maulid Nabi Muhammad saw di Lapangan Pancasila

author photoKamsah
4 Des 2019 - 19:40 WIB

BLANGKEJEREN - Rateb Seribee mewarnai pelaksanaan maulid nabi Muhammad SAW di lapangan pancasila. Maulid yang Digelar Pemkab  Gayo Lues bekerja sama dengan IPHI ( Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) berlangsung  pada Rabu 04/11/ 19.  

Rateb Seribu dipimpin Langsung oleh Abuya Syech H. Arman Waly  Al-Khalidi Pimpinan MPTTI ( Majelis Pengkajian Tauhid Tasauf Indonesia)
 
Hadir dalam Maulid Nabi Muhammad, SAW, Bupati Gayo Lues,  Forkompimda , Rombongan MPPTI Aceh Selatan kepala SKPK Tokoh agama Alim-Ulama Pimpinan Pondok Pesantren yang ada di Gayo Lues . 

Kehadiran Abuya Syech H. Armran Wali Al-Khalidi  ditandu bagaikan raja. Abuya diarak dari jalan raya Kol, Muhmmaddin  menuju panggung mimbar utama dengan di iringi Slawat nabi. Begitulah sebagai rasa penghargaan Masyarakat Gayo Lues terhadap Seorang Abuya ataupun Ulama.       
Ketua Panitia MPPI Gayo Lues  H. Hidayat Menyebutkan pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan secara Swadaya masyarakat dan Pemerintah Daerah. Kosumsi dan Akomodisi dilakukan secara swadaya. Diharapkan acara ini bisa mendukung Visi dan Misi bupati Gayo Lues. 

Menurutnya dalam melaksanakan kegiatan ini, seluruh masyarakat Gayo Lues sudah di udang baik melalui para alim ulama maupun camat yang ada di  masing masing daerah. 
 
Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amrun berharap kehadiran Abuya H. Amran  bisa mendukung program pemerintah dalam mengapai negeri Seribu Hafis Negeri yang islami mandiri dan sejahtera. Melalui muridnya yang tersebar diharap abuya bisa memberihkan intruksi untuk mendukung program pemerintah dalam menegakan syariat islam secara kafah di Gayo Lues. 
 
Amru berkeinginan kedepan Gayo Lues bisa menjadi contoh sebagai daerah yang menegakan syariat  islam secara kafah di indonesia. Dirinya sangat berharap tangan dingin Abuya dalam mendukung keinginan pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues.

Abuya Syech H. Amran Waly menyebutkan kabupaten Gayo Lues bagi dirinya sebagai daerah yang sangat istimewa, pada tahun 60-an   semasa bujang dirinya kerap ke Gayo Lues berjalan kaki selama 6 malam untuk berdagang . Pada saat itu dirinya masih bujang. Bahkan dirinya pernah berkeinginan menyunting dara Gayo Lues sebagai pendamping hidup , tetapi belum ada jodoh dengan gadis gayo.
 
Dirinya berharap kepada seluruh masyarakat  Gayo Lues untuk mendukung program Bupati Gayo Lues yang sangat istimewah, ingin menjadikan daerah ini menjadi Negeri seribu Hafizd dan akan menegakan Islam Secara Kafa.secara pribadi dirinya sangat mendukung program yang mulia ini.selain itu dirinya memintah agar masyarkat gayo lues meningkatkan ibadah selian mempelazari syaraiat juga memp[elajari ilmu tauhid dan tasawuf. (Kamsah galus)
KOMENTAR