Nisa Sabyan dan Cut Lida Hibur Ribuan Warga Bireuen, Ragam Usia Bahagia Menyaksikan

author photoM. Sulaiman
16 Okt 2019 - 04:24 WIB

BIREUEN- Malam Penutupan Aceh Internasional Percussion tahun 2019, menampilkan dua Artis Nasional nyakni Nisa Sabyan dan Cut LIDA 2 menghibur ribuan Masyarakat Bireuen, di panggung Megah di Lapangan Stadion Cot Gapu dalam rangka Hari Jadi (HUT) Kabupaten Bireuen Ke 20,/12 Oktober 1999/12 Okteber 2019. Selasa 15 Okteber 2019 Malam. 


Ribuan penonton dari berbagai kalangan millenial dan ragam usia datang dan menyaksikan penampilan artis/penyanyi Religius Papan atas Nasional "Nisa Sabyan dan Sebelumnya ribuan penonton sempat dihibur penampilan Duta Aceh. Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2 Indosiar, (Cut LIDA 2) yang membawakan tiga buah tembang lagu, diantaranya Tauhid dan Ijuk.


Pemerintah Kabupaten Bireuen Melalui Panitia Pelaksana dan Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen menghadirkan Empat Ratusan Pemain Seudati dan rapa-i yang tersohor hingga ke mancanegara,


Dan ribuan penonton yang memadati lapangan stadion Cot Gapu kebanggaan masyarakat Bireuen itu memang terlihat penonton tak kesabaran menyaksikan penampilan Nisa Sabyan.

Nisa bersama grupnya baru tampil pada pukul 22.40 WIB dan membawakan delapan lagu hitsnya serta lagu dari album terbaru.

Dia juga mengajak salah seorang penonton ke atas panggung, mahasiswi Unimal Lhokseumawe asal Lhoksukon bernama Shafurak asal Desa Dayah, 

Di tempat terpisah Media ini menjumpai Shafurak melakukan Konfirmasi mengenai ajakan Nisa Sabyan ke panggung, Shafurak menyebutkan sangat bangga dan bahagia dan tidak menyangka kalaunya, bisa langsung di panggung bersama Nisa Sabyan, 

,"Shafurak merupakan Mahasiswi Unimal, Jurusan Ekonomi Syariah dan semister tiga. Shafurak sebutnya lagi, dia bersal dari Desa Dayah Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Iya juga anak dari Amir Ruddin, ibu Nur Safiah yang meng karunia, lima bersaudara, diatara kelima bersauda Shafurak merupakan Anak ketiga dari kelima bersaudara dan Furak sangat beruntung bisa berduet dengan penyanyi Nerkenal sebutnya dengan nada rasa bahagianya. 

Diantara beberapa tembang lagu yang dibawakan Nisa, namun Pada lagu "Maulana, Nisa meminta penonton untuk menyalakan flas hapnya, serta lampu panggung dimatikan, sehingga yang tampak dri kejauhan hanya penerangan flas yang spektakuler.

Sebelumnya ada atraksi rapai disertai debus maut yang disambut decak kagum pengunjung serta penampilan penari dari Papua yang diiringi musik penuh semangat serta energik.

Serta penampilan dari grup seni dari Tanjung Pura, dengan tarian dan lagu Melayu Langkat yang mereka bawakan.

Ribuan penonton tersebut datang bukan hanya dari kalangan masyarakat Kabupaten Bireuen Saja, melainkan ada pula penonton yang datang dari kabupaten-kabupaten tetangga seperti Masyarakat dari Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Pidie Jaya dan kabupaten Takengon/Gayo Lues.(MS)
KOMENTAR