Dyah Erti Idawati: INACRAFT 2020 Momentum untuk Promosi Aceh

author photoRedaksi
1 Agu 2019 - 08:53 WIB

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT mengatakan, Pemerintah Aceh dalam hal ini telah melakukan persiapan terkait terpilihnya Provinsi Aceh sebagai ikon INACRAFT 2020.

Hal itu disampaikan Dyah saat mengikuti Musyawarah Nasional VIII Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraf Indonesia (ASEPHI) sekaligus menerima Surat Keputusan (SK) Penunjukan Pemerintah Aceh sebagai ikon INACRAFT 2020 di hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019.

Penyerahan SK tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI), Muchsin Riza kepada Pemerintah Aceh diwakili Dyah Erti Idawati yang juga istri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT.

Dyah Erti Idawati mengatakan, hingga saat ini Pemerintah Aceh telah menyiapkan berbagai keperluan untuk menyukseskan INACRAFT 2020 mulai dari pengganggaran, desain, baju seragam, souvenir, dan lain sebagainya

"Dengan persiapan tersebut, tentunya kita berharap Aceh harus betul-betul mengambil momentum ini untuk mempromosikan kerajinan-kerajinan yang ada di Aceh kepada khalayak, terutama produk-produk unggulannya," ujar Dyah .

Menurutnya, sebagai event tahunan internasional, Provinsi Aceh juga harus sudah siap dengan produk produk yang inovatif, baik itu produk-produk yang baru, atau pun produk-produk yang banyak diminati oleh pasar dan akan ditampilkan oleh 20 lebih kabupaten/kota dari Aceh.

"Kita juga akan menampilkan kuliner-kuliner yang tentunya juga melengkapi kegiatan tersebut. Tak lupa pula dengan suguhan kebudayaan Aceh, yakni tari Saman yang akan kita kemas semenarik mungkin," ujarnya.

Dyah Erti berharap, dengan terpilihnya Aceh sebagai ikon INACRAFT 2020, maka Pemerintah Aceh dapat mempromosikan Aceh secara maksimal, terarah, dan berkesan kepada pengunjung. Dengan begitu, Aceh dapat menarik masyarakat wisatawan baik dari Indonesia maupun mancanegara untuk datang ke Aceh. []
KOMENTAR