HUT Kabupaten Gayo Lues ke 17 Digelar di Gedung dewan

author photoRedaksi
12 Mar 2019 - 21:22 WIB

BLANGKEJEREN - Hari Ulang Tahun ke 17 Kabupaten Gayo Lues pertama kalinya dilaksanakan di Gedung DPRK Gayo Lues dalam sidang paripurna istimewa,  Selasa (12/3).

Sebelumnya peringatan hari jadi kabupaten Gayo Lues selalu dilakukan dengan acara Apel atau upacara. Dan untuk selanjutnya akan dilakukan seperti ini setiap hari jadi kabupaten Gayo Lues.

HUT Gayo Lues kali ini cukup meriah karena tidak ada tempat yang kosong di ruang sidang itu, karena hampir semua tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya hadir memenuhi undangan tersebut.

"Hari ini Gayo Lues sudah berumur 17 tahun, saya berharap dengan semangat hari jadi Kabupaten ini, Gayo Lues dapat mengoptomalisasikan visi dan misi yang lebih baik," kata Bupati Gayo Lues Muhammad Amru.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan betapa pentingnya mencintai Gayo Lues, karena para pendahulu kita tidak mudah mewujudkan impian sebuah Kabupaten (melahirkan sebuah kabupaten). 

"Tentu banyak pengorbanan para tokoh dan pejuang pemekaran Gayo Lues," ujarnya.

Tujuan memperingati HUT Gayo Lues, bukan hanya sekedar mengingatkan, namun harus disertai dengan upaya dan usaha untuk meningkatkan perekonomian serta pembangunan daerah ini.

Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin dalam sambutannya mengajak untuk mengenang sejenak HUT Gayo Lues, dan sejarah berdirinya Kabupaten Gayo Lues yang disertai pemutaran videonya akan disaksikan bersama.

Ali Husin mengatakan, motivasi dan inovasi merupakan kerangka berpikir objektif. Kritik dalam pembangunan juga diperlukan namun harus dalam koridor dan etika, seperti pepatah Gayo mengatakan, "Kunul Sara Duk, Ratip Sara Anguk. Ku Bur Urum Urum Nangkok, Ku Paluh Urum Urum Ngilih". Artinya, Kita bekerja dan berbuat sesuai dengan fungsi dan kedudukan masing-masing. Selama Kabupaten Gayo Lues lahir kita sudah mengalami beberapa pergantian pucuk pimpinan.

Dihimbau kepada masyarakat tahun ini merupakan tahun politik, untuk itu marilah menjauhkan diri dari perpecahan dan perselisihan.(kamsah galus)
KOMENTAR