Afdhal Kembali Pimpin Pramuka Banda Aceh, Enam Misi Jadi Agenda Lima Tahun
Terpilih kembali secara aklamasi, Afdhal Khalilullah membawa enam misi pembinaan Pramuka untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan inovatif
![]() |
| Afdhal Khalilullah Kembali Dipercaya Pimpin Kwarcab Pramuka Banda Aceh |
THE ATJEH NET - Pembinaan karakter dan keterampilan generasi muda menjadi fokus Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh dalam lima tahun mendatang. Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, kembali dipercaya memimpin Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh periode 2026-2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab), Selasa, 3 November 2026.
Muscab berlangsung di Aula Balee Keurukon, Kompleks Balai Kota Banda Aceh. Dukungan seluruh peserta mengantarkan Afdhal kembali memimpin organisasi kepanduan tersebut untuk periode kedua.
Kegiatan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Daerah Aceh, pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh, pengurus Kwarcab, Dewan Kerja Cabang (DKC), serta ketua kwartir ranting dari seluruh kecamatan di Banda Aceh.
Afdhal mengatakan kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab untuk melanjutkan pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. Ia menilai capaian organisasi selama periode sebelumnya perlu dipertahankan sekaligus ditingkatkan.
“Bersama-sama kita telah mengukir banyak prestasi, mulai dari lahirnya puluhan Pramuka Garuda, konsistensi sebagai juara umum Musabaqah Tunas Ramadan, hingga kiprah di tingkat nasional. Capaian ini harus kita tingkatkan dan sempurnakan bersama,” ujar Afdhal.
Enam misi pembinaan Pramuka
Untuk periode 2026-2031, Afdhal membawa visi membangun Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh yang bertakwa, berkarakter, kreatif, dan inovatif melalui kolaborasi.
Visi tersebut dijabarkan dalam enam misi utama. Fokusnya mencakup penguatan iman dan takwa (IMTAQ) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IMTEK), pembinaan karakter dan kecakapan hidup (life skill), serta pembentukan kader bangsa yang berjiwa Pancasila dan memiliki kesiapan bela negara.
Selain itu, Pramuka Banda Aceh diarahkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan, memperkuat eksistensi organisasi, serta membangun kerja sama lintas organisasi hingga tingkat internasional.
Arah pembinaan tersebut menempatkan Gerakan Pramuka tidak hanya sebagai wadah kegiatan kepanduan, tetapi juga ruang pembentukan sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan generasi muda menghadapi tantangan.
Penguatan keterampilan hidup juga menjadi perhatian. Melalui kegiatan kepramukaan, anggota diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kemampuan bekerja sama, mengambil keputusan, dan berkontribusi di lingkungan masyarakat.
Kolaborasi untuk melahirkan kader bangsa
Afdhal mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat cabang hingga ranting, menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama dalam menjalankan program pembinaan.
Menurut dia, keberhasilan organisasi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, bukan hanya pengurus Kwarcab. Dukungan pembina, anggota, keluarga, sekolah, dan berbagai pihak juga penting dalam membangun kegiatan kepramukaan yang berkelanjutan.
“Mari kita jadikan Muscab ini momentum persatuan untuk melahirkan tunas-tunas bangsa yang tangguh, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi Syariat Islam di bumi Banda Aceh tercinta,” kata Afdhal.
Dengan kepengurusan periode 2026-2031, Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh diharapkan dapat melanjutkan pembinaan generasi muda melalui program yang berorientasi pada penguatan karakter, keterampilan, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan. [Adv]
Baca Juga:
