SWIPE UP TO READ

Karhutla 10 Hektare Dekati Area Radar Blang Bintang, Pemadaman Butuh Delapan Jam

Kebakaran di perbukitan Blang Bintang menghanguskan lebih dari 10 hektare lahan. Medan curam dan angin kencang memperlambat pemadaman.
Petugas memadamkan api di lahan yang terbakar, di Blang Bintang, Aceh Besar. (Dok. BPBK Aceh Besar)

ACEH BESAR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas lebih dari 10 hektare di kawasan perbukitan dekat area radar Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, baru berhasil dipadamkan setelah operasi selama sekitar delapan jam pada Kamis malam, 30 Juli 2026.

Pemadaman melibatkan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Besar, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI AU, Polri, TNI AD, dan masyarakat.

Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Suryo Anggoro, mengatakan TNI AU mengerahkan 70 personel untuk membantu proses pemadaman.

"Kami mengerahkan 70 prajurit untuk membantu petugas pemadam kebakaran. Juga ada anggota dari polsek dan koramil yang ikut membantu memadamkan api," kata Suryo dalam keterangan tertulis, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut dia, upaya pemadaman menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dengan medan curam. Kondisi itu membuat mobil pemadam tidak dapat menjangkau titik api sehingga personel harus bekerja secara manual menggunakan peralatan yang tersedia.

Angin kencang juga memperumit operasi. Bara yang telah dipadamkan kembali menyala saat petugas berpindah ke titik api lain.

"Angin yang bertiup kencang menjadi kendala karena bara api yang telah dipadamkan kembali menyala ketika petugas berpindah ke titik api lain," ujarnya.

Petugas Damkar BPBK Aceh Besar, Neldi Wannira, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 14.00 WIB. BPBK kemudian mengerahkan empat armada dari Pos Kuta Baro, Pos Induk Sibreh, dan Pos Durung menuju lokasi.

Namun, armada hanya dapat menjangkau sebagian area karena akses menuju titik kebakaran terbatas.

"Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai lebih dari 10 hektare. Karena medan yang sulit dijangkau, pemadaman hanya dapat dilakukan pada area-area yang memungkinkan diakses petugas," kata Neldi.

Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.10 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Kepala BPBK Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar atau membakar tumpukan sampah karena berisiko memicu karhutla dan dapat dikenai sanksi pidana.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kebakaran agar penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas.

"Kami mohon kepada warga jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan di desa segera berkoordinasi dengan aparat atau menghubungi layanan emergency call BPBK Aceh Besar di 08116713113, sehingga pemadaman dapat segera dilakukan dan kebakaran tidak meluas," kata Ridwan.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Karhutla 10 Hektare Dekati Area Radar Blang Bintang, Pemadaman Butuh Delapan Jam
  • Karhutla 10 Hektare Dekati Area Radar Blang Bintang, Pemadaman Butuh Delapan Jam
  • Karhutla 10 Hektare Dekati Area Radar Blang Bintang, Pemadaman Butuh Delapan Jam
  • Karhutla 10 Hektare Dekati Area Radar Blang Bintang, Pemadaman Butuh Delapan Jam
  • Karhutla 10 Hektare Dekati Area Radar Blang Bintang, Pemadaman Butuh Delapan Jam
  • Karhutla 10 Hektare Dekati Area Radar Blang Bintang, Pemadaman Butuh Delapan Jam