SWIPE UP TO READ

JASA Bireuen Desak Baitul Mal Aceh Buka Data Penerimaan Dana Modal Usaha 2026 ke Publik

Organisasi masyarakat meminta jadwal, syarat, mekanisme seleksi, hingga penetapan penerima bantuan diumumkan secara terbuka.

BIREUEN - Bireuen – Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Bireuen mendesak Baitul Mal Aceh segera membuka informasi mengenai program bantuan modal usaha 2026. Organisasi tersebut menilai keterbukaan informasi diperlukan agar pelaksanaan program berlangsung transparan dan dapat diakses masyarakat yang memenuhi syarat.

Ketua JASA Bireuen, Mauliadi, mengatakan masyarakat berhak mengetahui jadwal pendaftaran, persyaratan, mekanisme seleksi, hingga proses penetapan penerima bantuan.

"Kami meminta Baitul Mal Aceh segera membuka informasi penerimaan dana modal usaha Tahun 2026 secara terbuka. Jangan sampai masyarakat kesulitan memperoleh informasi atau hanya diketahui oleh kalangan tertentu. Program ini harus dapat diakses secara adil oleh seluruh masyarakat yang memenuhi syarat," kata Mauliadi, Ahad, 2 Agustus 2026.

Menurut dia, keterbukaan informasi merupakan bagian dari prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Informasi yang disampaikan secara terbuka dinilai dapat memperkuat pengawasan publik sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program.

JASA Bireuen juga meminta proses seleksi dilakukan secara objektif sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Organisasi itu menilai program bantuan harus bebas dari praktik titipan, percaloan, maupun perlakuan khusus terhadap pihak tertentu.

"Dana yang dikelola berasal dari amanah umat, sehingga pengelolaannya harus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Publik berhak mengetahui mekanisme program agar tidak menimbulkan kecurigaan ataupun polemik di tengah masyarakat," ujar Mauliadi.

Selain meminta keterbukaan informasi, JASA Bireuen juga mendorong Baitul Mal Aceh menyediakan kanal informasi dan pengaduan yang mudah diakses apabila masyarakat menemukan kendala atau dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan program.

Menurut Mauliadi, keterbukaan tersebut penting untuk memastikan bantuan modal usaha benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari Baitul Mal Aceh terkait desakan tersebut. Media ini masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Baitul Mal Aceh guna memperoleh penjelasan mengenai jadwal dan mekanisme program bantuan modal usaha 2026. (Rel)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • JASA Bireuen Desak Baitul Mal Aceh Buka Data Penerimaan Dana Modal Usaha 2026 ke Publik
  • JASA Bireuen Desak Baitul Mal Aceh Buka Data Penerimaan Dana Modal Usaha 2026 ke Publik
  • JASA Bireuen Desak Baitul Mal Aceh Buka Data Penerimaan Dana Modal Usaha 2026 ke Publik
  • JASA Bireuen Desak Baitul Mal Aceh Buka Data Penerimaan Dana Modal Usaha 2026 ke Publik
  • JASA Bireuen Desak Baitul Mal Aceh Buka Data Penerimaan Dana Modal Usaha 2026 ke Publik
  • JASA Bireuen Desak Baitul Mal Aceh Buka Data Penerimaan Dana Modal Usaha 2026 ke Publik