Tol Sibanceh Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur TNI AU
Ruas Tol Sigli–Banda Aceh akan diperpanjang agar dapat digunakan pesawat tempur saat darurat tanpa mengganggu fungsi jalan tol.
![]() |
| Gambar pesawat tempur F-16 TNI AU dalam uji coba pemanfaatan Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) sebagai landasan darurat |
BANDA ACEH - Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI Angkatan Udara dalam kondisi tertentu. Ruas tol di Aceh itu menjadi satu dari empat jalan tol di Indonesia yang dirancang memiliki fungsi ganda, yakni melayani transportasi publik sekaligus mendukung kepentingan pertahanan negara.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan infrastruktur jalan tol kini tidak hanya dibangun untuk meningkatkan konektivitas dan distribusi logistik, tetapi juga dipersiapkan sebagai bagian dari sistem pertahanan nasional.
"Pemanfaatan ruas tol sebagai landasan darurat ini menunjukkan bahwa infrastruktur yang dibangun Kementerian PU memiliki fungsi ganda, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat dan logistik, tetapi juga mendukung kesiapsiagaan nasional," kata Dody, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurut Dody, lintasan di Tol Sibanceh yang saat ini memiliki panjang sekitar 2,8 kilometer akan diperpanjang sekitar satu kilometer agar memenuhi kebutuhan operasional pesawat tempur TNI AU. Meski demikian, fungsi jalan tol sebagai jalur transportasi umum tetap dipertahankan dan hanya dialihkan untuk kepentingan militer pada situasi darurat.
"Dalam kondisi normal ruas tersebut tetap digunakan sebagai jalan tol. Namun, dalam kondisi darurat dapat dibuka dan dimanfaatkan untuk pendaratan maupun lepas landas pesawat tempur TNI AU," ujarnya.
Selain Tol Sibanceh, pemerintah juga menyiapkan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan, Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, serta Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi sebagai ruas yang memiliki fungsi serupa.
Konsep pemanfaatan jalan tol sebagai landasan darurat telah diuji melalui pendaratan dan lepas landas pesawat tempur EMB-314 Super Tucano serta F-16 di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung pada Februari 2026. Hasil uji coba tersebut menjadi dasar pengembangan fungsi ganda pada sejumlah ruas tol lain, termasuk Sibanceh.
Pemerintah menilai skema ini dapat memperkuat kesiapsiagaan pertahanan tanpa menghilangkan fungsi utama jalan tol sebagai infrastruktur transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah.
Baca Juga:
