SWIPE UP TO READ

Aceh Kembali Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celsius

BMKG menyebut musim kemarau dan fenomena atmosfer memicu suhu ekstrem serta angin kencang di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Gambar Ilustrasi

BANDA ACEH – Provinsi Aceh kembali mencatat suhu udara tertinggi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar mencapai 35,4 hingga 36 derajat Celsius pada puncak musim kemarau.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Fitriana Nur, mengatakan cuaca panas dipicu kombinasi musim kemarau dan sejumlah fenomena atmosfer yang sedang aktif di wilayah Aceh.

Menurut dia, Gelombang Ekuatorial Rossby, daerah belokan angin, dan konvergensi masih memengaruhi kondisi atmosfer. Di saat bersamaan, suhu permukaan laut di perairan barat dan selatan Sumatra tetap hangat sehingga pembentukan hujan belum berlangsung optimal.

Kondisi tersebut membuat cuaca cenderung kering dengan intensitas hujan rendah. Paparan sinar matahari ke permukaan bumi pun berlangsung lebih lama sehingga suhu udara meningkat.

Selain suhu yang tinggi, BMKG juga mencatat peningkatan kecepatan angin yang umum terjadi selama musim kemarau.

“Pada saat musim kemarau secara meteorologis angin memang cenderung lebih kencang karena adanya perbedaan tekanan akibat suhu yang lebih tinggi,” kata Fitriana, Senin, 27 Juli 2026.

Data historis BMKG menunjukkan periode Juni hingga Agustus merupakan musim ketika kecepatan angin di Aceh cenderung meningkat. Dalam beberapa hari terakhir, angin maksimum tercatat mencapai 30 knot atau sekitar 60 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat menjaga kondisi tubuh selama cuaca panas dengan memperbanyak konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi. Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga disarankan menggunakan pelindung seperti topi, payung, atau tabir surya untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.

Di sisi lain, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan maupun sampah sembarangan. Cuaca kering disertai angin kencang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang vegetasinya mulai mengering.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Aceh Kembali Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celsius
  • Aceh Kembali Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celsius
  • Aceh Kembali Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celsius
  • Aceh Kembali Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celsius
  • Aceh Kembali Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celsius
  • Aceh Kembali Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celsius