SWIPE UP TO READ

Aceh Besar Dorong Sekolah, Madrasah, dan Dayah Jadi Garda Pembentuk Generasi Sehat

Pemkab Aceh Besar memperkuat UKS di sekolah, madrasah, dan dayah untuk membentuk generasi sehat, berkarakter, dan peduli lingkungan.
Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, menyampaikan sambutan sekaligus membuka Sosialisasi Petunjuk Usaha Kesehatan Sekolah, Madrasah, dan Dayah (UKS/M/D) Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026

JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat peran sekolah, madrasah, dan dayah sebagai garda terdepan pembentukan generasi sehat melalui penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah, Madrasah, dan Dayah (UKS/M/D).

Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A. Jalil, saat membuka Sosialisasi Petunjuk UKS/M/D Kabupaten Aceh Besar 2026 di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut Syukri, kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kesehatan fisik, kesehatan mental, serta pembentukan karakter sejak usia sekolah. Karena itu, lembaga pendidikan harus menjadi ruang yang mampu menanamkan kebiasaan hidup sehat sekaligus nilai-nilai moral.

"Kalau kita ingin mewujudkan Generasi Emas Indonesia, anak-anak tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan umum. Mereka juga harus diperkuat dengan pendidikan agama agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah," kata Syukri.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter. Kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menurut dia, harus menjadi budaya di sekolah, madrasah, maupun dayah.

Syukri mengaitkan pesan tersebut dengan kondisi Aceh Besar yang tengah memasuki musim kemarau. Selain meningkatkan risiko kebakaran, sampah yang dibuang sembarangan dapat menyebabkan sedimentasi saluran irigasi dan memicu persoalan kesehatan lingkungan.

Program Beut Kitab Bak Sikula yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, lanjut dia, menjadi bagian dari upaya membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Besar, Zaini, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola UKS agar mampu menjalankan program kesehatan secara lebih efektif di lingkungan pendidikan.

Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan itu. Mereka terdiri atas pengelola UKS jenjang SD dan SMP di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, perwakilan Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap implementasi UKS/M/D semakin kuat sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung penilaian sekolah sehat di Aceh Besar.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Aceh Besar Dorong Sekolah, Madrasah, dan Dayah Jadi Garda Pembentuk Generasi Sehat
  • Aceh Besar Dorong Sekolah, Madrasah, dan Dayah Jadi Garda Pembentuk Generasi Sehat
  • Aceh Besar Dorong Sekolah, Madrasah, dan Dayah Jadi Garda Pembentuk Generasi Sehat
  • Aceh Besar Dorong Sekolah, Madrasah, dan Dayah Jadi Garda Pembentuk Generasi Sehat
  • Aceh Besar Dorong Sekolah, Madrasah, dan Dayah Jadi Garda Pembentuk Generasi Sehat
  • Aceh Besar Dorong Sekolah, Madrasah, dan Dayah Jadi Garda Pembentuk Generasi Sehat