Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BBPOM Aceh Andalkan Layanan Digital saat Personel Terbatas, Masyarakat Tetap Bisa Akses Pengawasan Obat

ATM BPOM Aceh dikembangkan agar masyarakat tetap mudah mengakses layanan dan informasi pengawasan obat serta makanan secara digital.
BBPOM Aceh rapat dengan DPMPTSP Banda Aceh dan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

BANDA ACEH – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh mengembangkan layanan digital ATM BPOM Aceh untuk memperluas akses pelayanan publik di tengah keterbatasan personel operasional. Inovasi ini memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai layanan dan informasi pengawasan obat dan makanan secara lebih cepat dan mandiri.

Pengembangan layanan tersebut menjadi salah satu langkah BBPOM Aceh dalam menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap mudah diakses, meski jumlah petugas yang bertugas di gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banda Aceh belum dapat memenuhi kebutuhan pelayanan setiap hari.

Ketua Tim Program Prioritas Nasional Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM Aceh, Desi Ariyanti Ningsih, mengatakan keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan yang dihadapi lembaganya sepanjang 2026. Kondisi itu berdampak pada terbatasnya kehadiran petugas secara fisik di gerai pelayanan.

Meski demikian, menurut Desi, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat. Karena itu, BBPOM Aceh mengembangkan ATM BPOM Aceh sebagai layanan berbasis teknologi digital yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan dan informasi pengawasan obat dan makanan tanpa harus bergantung pada kehadiran petugas di lokasi.

"Kami berkomitmen memastikan masyarakat tetap memperoleh akses layanan yang mudah dan cepat," kata Desi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 27 Juni 2026.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan pelayanan secara lebih fleksibel dari lokasi yang berbeda. BBPOM Aceh menilai digitalisasi layanan menjadi salah satu solusi untuk menjaga mutu pelayanan publik sekaligus menjawab tantangan keterbatasan personel.

Pengembangan ATM BPOM Aceh juga menjadi bagian dari upaya transformasi pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Inovasi itu diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan pengawasan obat dan makanan sekaligus meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat di Aceh.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • BBPOM Aceh Andalkan Layanan Digital saat Personel Terbatas, Masyarakat Tetap Bisa Akses Pengawasan Obat
  • BBPOM Aceh Andalkan Layanan Digital saat Personel Terbatas, Masyarakat Tetap Bisa Akses Pengawasan Obat
  • BBPOM Aceh Andalkan Layanan Digital saat Personel Terbatas, Masyarakat Tetap Bisa Akses Pengawasan Obat
  • BBPOM Aceh Andalkan Layanan Digital saat Personel Terbatas, Masyarakat Tetap Bisa Akses Pengawasan Obat
  • BBPOM Aceh Andalkan Layanan Digital saat Personel Terbatas, Masyarakat Tetap Bisa Akses Pengawasan Obat
  • BBPOM Aceh Andalkan Layanan Digital saat Personel Terbatas, Masyarakat Tetap Bisa Akses Pengawasan Obat