BREAKING NEWS

PWI Aceh Utara Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan, Dorong Informasi Publik yang Berimbang

Uploaded Image

LHOKSUKON - Suasana di ruang kerja Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara tampak lebih cair dari biasanya. Rabu, 8 April 2026, sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Utara duduk berhadap-hadapan dengan pimpinan Kejaksaan Negeri Aceh Utara. Agenda mereka sederhana, menjalin komunikasi.

Ketua PWI Aceh Utara, Abdul Halim, datang bersama jajaran inti, Wakil Ketua I Hasanuddin, Sekretaris Jefry Tamara, dan Bendahara Hasballah. Di hadapan mereka, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Hilman Azazi, menyambut dengan nada terbuka.

Pertemuan itu lebih menyerupai percakapan dua pihak yang saling memahami posisi masing-masing. Wartawan, dengan fungsi kontrol sosialnya. Kejaksaan, dengan kewenangan penegakan hukum. Keduanya kerap bersinggungan, tetapi juga membutuhkan satu sama lain.

Abdul Halim menekankan pentingnya menjaga hubungan yang tidak sekadar formal. “Kami ingin komunikasi tetap terjaga,” ujarnya. Baginya, relasi yang sehat akan berujung pada kualitas informasi yang lebih baik, akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan.

Di sisi lain meja, Hilman Azazi melihat peran pers dari sudut yang lebih luas. Media, menurut dia, bukan hanya penyampai kabar, tetapi juga medium edukasi hukum. Dalam lanskap informasi yang kian cepat dan kerap tak terverifikasi, kehadiran jurnalisme yang bertanggung jawab menjadi penyangga penting.

“Wartawan punya peran strategis,” katanya. Ia berharap pemberitaan tak berhenti pada fakta peristiwa, tetapi juga mampu membangun kesadaran hukum masyarakat. Terutama di tengah maraknya penggunaan media sosial yang sering kali melampaui batas etika dan hukum.

Percakapan itu tak melahirkan kesepakatan tertulis. Namun, ada satu benang merah yang mengemuka, kebutuhan akan sinergi. Di tengah derasnya arus informasi, kerja sama antara pers dan aparat penegak hukum menjadi semacam pagar, agar publik tidak tersesat oleh kabar yang simpang siur.

Di ruang itu, kedua pihak seperti sepakat pada satu hal yang tak diucapkan secara gamblang: menjaga jarak tetap penting, tetapi merawat komunikasi adalah keharusan.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image