BREAKING NEWS

Bank Aceh Tambah ATM Drive Thru di Jantung Kota

BANDA ACEH — Lalu lintas di sekitar Masjid Raya Baiturrahman tak pernah benar-benar sepi. Di kawasan yang menjadi simpul aktivitas warga itu, PT Bank Aceh Syariah meresmikan fasilitas ATM Drive Thru terbaru di area Taman Kota Banda Aceh, Senin, 2 Maret 2026.

Peresmian berlangsung khidmat. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, hadir bersama jajaran direksi bank daerah tersebut. Bagi Bank Aceh, fasilitas ini bukan sekadar mesin anjungan tunai, melainkan simbol arah transformasi layanan.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyebut dunia perbankan kini dituntut bergerak cepat dan adaptif terhadap teknologi. "Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Peresmian ATM Drive Thru ini adalah simbol konsistensi kami dalam bertransformasi," ujarnya.

Unit di Banda Aceh ini merupakan yang kedua setelah fasilitas serupa di Taman Riyadhah, Lhokseumawe, diresmikan pada 2025. Respons positif masyarakat di kota industri tersebut, menurut Fadhil, menjadi alasan ekspansi layanan ke ibu kota provinsi.

Pemilihan lokasi di Taman Kota, yang berdampingan dengan Masjid Raya Baiturrahman, disebut mempertimbangkan mobilitas warga yang tinggi. Konsep drive thru menawarkan tiga keunggulan utama: nasabah dapat bertransaksi tanpa turun dari kendaraan, memperoleh privasi lebih baik, dan mengakses layanan di pusat aktivitas kota.

Bagi Pemerintah Kota Banda Aceh, langkah ini dinilai selaras dengan kebutuhan kota yang bergerak cepat. Illiza Saaduddin Djamal mengapresiasi inovasi Bank Aceh yang dinilainya menjawab tuntutan efisiensi waktu masyarakat urban. "Kehadiran ATM Drive Thru ini mengakomodir kebutuhan layanan yang cepat dan tidak berbelit-belit," katanya.

Ia juga menilai fasilitas tersebut memberi nilai tambah bagi estetika kota. Desain modern yang menyatu dengan penataan taman dinilai memperindah wajah Banda Aceh yang terus berbenah.

Di tengah gempuran layanan digital berbasis aplikasi, langkah memperluas fasilitas fisik mungkin tampak paradoks. Namun bagi Bank Aceh, kombinasi keduanya justru menjadi strategi. Layanan digital diperkuat, titik layanan fisik diperluas—keduanya diarahkan untuk menjaga kedekatan dengan nasabah.

Menutup peresmian, manajemen Bank Aceh menyampaikan apresiasi kepada tim internal yang merealisasikan proyek tersebut, termasuk Pemimpin Kantor Cabang Utama Andri Wardani. Komitmen untuk menambah titik layanan dan memperkuat fitur digital kembali ditegaskan.

"Semoga fasilitas ini memberi manfaat dan menjadi bukti bahwa Bank Aceh terus tumbuh bersama masyarakat," ujar Fadhil.

Di tengah denyut kota yang kian cepat, layanan perbankan pun menyesuaikan ritme. Drive thru menjadi simbol zaman: transaksi yang ringkas, tanpa turun dari kendaraan, di jantung kota yang tak pernah berhenti bergerak.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image