Anjit Kumar Memeluk Agama Islam di Mushalla MPU Aceh, Kini Bernama Muhammad Anjit Kumar
0 menit baca
BANDA ACEH- Suasana haru dan khidmat menyelimuti Mushalla Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh (MPU) saat Anjit Kumar secara resmi mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri memeluk agama Islam. Dengan prosesi tersebut, ia kini menyandang nama baru Muhammad Anjit Kumar.
Pengucapan syahadat dipandu langsung oleh Wakil Ketua MPU Aceh, Dr. Tgk. H. Muhammad Hatta, Lc., M.Ed, di hadapan sejumlah ulama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang hadir. Prosesi berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur.
Turut menyaksikan momen tersebut, Ketua MPU Aceh Tgk. H. Faisal Ali, jajaran pengurus MPU, perwakilan Dinas Syariat Islam Aceh, serta pimpinan dan pengurus Forbes Relawan Aceh yang selama ini berperan dalam proses pendampingan dan pembinaan.
Hadir pula Ketua Baitul Mal Aceh, Tgk. Muhammad Yunus M. Yusuf atau yang akrab disapa Abon Yunus, yang secara resmi menyatakan kesediaannya menjadi ayah angkat bagi Muhammad Anjit Kumar.
Dalam keterangannya, Abon Yunus menyampaikan rasa syukur atas keputusan tersebut dan menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi para mualaf.
"Alhamdulillah, ini adalah hari yang membahagiakan. Hidayah merupakan hak prerogatif Allah SWT. Tugas kita adalah menyambut saudara baru dengan kasih sayang, memberikan bimbingan, serta memastikan proses belajar dan pendalaman ajaran Islam berjalan dengan baik dan terarah," ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan terhadap mualaf tidak berhenti pada prosesi pengucapan syahadat semata. Menurutnya, aspek penguatan akidah, ibadah, pendidikan keislaman, hingga dukungan sosial dan ekonomi menjadi bagian integral dalam memastikan keberlanjutan proses adaptasi.
Sebelum memeluk Islam, Muhammad Anjit Kumar diketahui menganut agama Hindu. Ia menyatakan keislamannya atas kesadaran pribadi dan keyakinan tanpa adanya paksaan, sebagaimana disampaikan dalam prosesi tersebut.
Momentum ini kembali menegaskan komitmen Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam dalam kerangka hukum yang berlaku, sekaligus membuka ruang pembinaan secara humanis, terstruktur, dan bertanggung jawab bagi setiap individu yang ingin mengenal dan memeluk Islam.
Prosesi tersebut berlangsung lancar dan kondusif, mencerminkan semangat kebersamaan serta dukungan moral dari para ulama dan lembaga terkait terhadap perjalanan spiritual Muhammad Anjit Kumar ke depan.(Red)