Pemerintah Aceh dan DPRA Rekomendasikan Aspindo sebagai Distributor Minyak Goreng

author photoRedaksi
22 Feb 2022 - 18:18 WIB



Ketua komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir mengatakan dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng saat ini, Pemerintah Aceh akan menjadikan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebagai distributor minyak di Aceh.

Hal itu disampaikannya, Selasa (22/02/2022) usai melakukan rapat Banmus di Gedung DPRA, Banda Aceh.

“Pertemuan hari ini membahas tentang bagaimana solusi dari kelangkaan minyak goreng yang belum teratasi hingga saat ini. Dalam rapat ini, lembaga baru Aprindo akan dijadikan sebagai distributor minyak di Aceh,” ucap Irpannusir

Pihaknya, bersama dengan Pemerintah Daerah Aceh akan membuat surat rekomendasi agar pemerintah pusat memberikan pasokan minyak goreng kepada Aprindo.

Menurut Irpannusir, berdasarkan regulasi dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), Aprindo bisa menjadi distributor untuk melakukan distribusi minyak goreng di Aceh.

Dikesempatan itu, Ia juga menyebutkan adanya penimbunan minyak goreng kemasan di Aceh Barat Daya (Abdya) sebanyak lebih kurang tiga ton.

“Kita juga akan memberi teguran akan kasus itu. Untuk peringatannya kita akan bicarakan bersama industri dan perdagangan (indag)," katanya.

Berdasarkan hasil rapat, sambungnya, ia juga meminta jika ada terjadi penimbunan minyak goreng agar tidak dilakukan penindakan melainkan pencegahan. Jika pun dilakukan penindakan, itu terhadap orangnya bukan pada barang buktinya, karena jika barang buktinya yang ditahan akan membuat masyarakat makin menjerit kehilangan minyak.

"Barang tetap kita distribusi kan, orangnya saja yang akan kita tindak lebih lanjut," pungkasnya.

Sementara Ketua Aprindo Aceh, Ramli menyebutkan saat ini pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Aceh dan DPRA agar Aprindo menjadi distributor minyak di Aceh.

"Karena sentuhan Aprindo langsung kepada masyarakat, jika diberikan kepada yang lain mungkin tidak tersampaikan, jika pada Aprindo kita membolai semua supermarket sehingga masyarakat langsung dapat membeli ke supermarket, " ungkapnya

Dalam rapat koordinasi DPRA hari ini, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Kepala Dinas Pangan aceh, Kepala Bulog, beserta ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). 

Dalam rapat tersebut, Kadis Perindag Aceh, Mohd Tanwier mengatakan bahwa pemerintah Aceh sepakat meminta kepada Mendag untuk memberikan kesempatan distributor utama kepada Aprindo Aceh.

"Kami pemerintah Aceh siap untuk merekomendasikan distribusi kepada Aprindo Aceh," kata Tanwier.

Tanwier juga menyebutkanPemerintah Aceh menyatakan bahwa secara pasokan minyak goreng di Aceh sudah cukup. Pemerintah Aceh akan memaksimalkan penurunan harga sesuatu dengan HET yang di tetapkan menteri. [Adv]
KOMENTAR